Banyak Tantangan tapi FTI Madiun Optimis Cetak Prestasi
- 19 Feb 2026 10:30 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun: Di balik perkembangan positif, olahraga triathlon di Kota Madiun masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu kendala terbesar adalah izin sekolah bagi atlet pelajar ketika harus mengikuti pemusatan latihan atau kompetisi.
Menurut Anggie Hilda Wihandono, Wakil Ketua FTI (Federasi Triathlon Indonesia) Kota Madiun saat ngobrol di SPADA Pro 2 RRI Madiun, masih ada pandangan bahwa olahraga hanya kegiatan sampingan dan tidak menjanjikan masa depan, sehingga izin dari sekolah terkadang sulit diperoleh. Padahal, peluang prestasi di cabang ini cukup besar, bahkan hingga tingkat internasional. Ia menyebut adanya peluang atlet muda untuk mengikuti training camp luar negeri dengan biaya ditanggung penuh oleh pihak pusat.
“Mungkin yang menjadi tantangan adalah izin ya. Karena ada beberapa atlit juga kesulitan untuk mendapat izin dari sekolah untuk kompetisi. Namun ada juga yang sudah paham bahwa prestasi ini sertifikatnya juga nantinya bisa untuk mencari sekolah selanjutnya”Ujar Anggie
“Ini bocoran aja tadi malam saya baru ketemu sama A1-nya Triatlon Indonesia. Pak Arman Van Kempen itu kebetulan main di Madiun. Dia cuma bilang, akan disiapin untuk 2030 atlet dengan usia 16 tahun kirim ke Camp, free semuanya” tambahnya
Selain persoalan izin, faktor biaya perlengkapan juga menjadi tantangan tersendiri. Atlet triathlon membutuhkan berbagai peralatan khusus seperti sepatu lari, sepeda road bike, perlengkapan renang, helm, hingga perlengkapan standar lomba yang harganya tidak murah.
Sepatu lari saja, menurut Anggi, memiliki masa pakai terbatas sekitar delapan bulan untuk latihan intensif. Sementara sepeda yang digunakan dalam kompetisi memiliki spesifikasi khusus yang harus memenuhi standar perlombaan.
Meski demikian, FTI Kota Madiun berupaya memberikan solusi dengan menyediakan fasilitas bagi atlet yang belum memiliki peralatan lengkap, termasuk sepeda latihan dan dukungan kebutuhan selama pemusatan latihan.
“Kita fasilitasi supaya anak-anak tetap bisa berlatih dan berprestasi membawa nama Kota Madiun. Peran orang tua juga penting jadi semua harus balance” katanya.
Ke depan, FTI Kota Madiun menargetkan peningkatan prestasi atlet agar mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional. Dengan pembinaan berkelanjutan, mereka optimistis triathlon bisa menjadi cabang olahraga unggulan baru di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....