Bangkit Setelah Jatuh, Bertumbuh Setelah Patah

  • 09 Feb 2026 07:28 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID,Madiun – Hidup memang penuh misteri. Dalam menjalani kehidupan manusia tidak hanya mengalami kenikmatan, keberhasilan dan kesuksesan, namun juga mengalami kesedihan, kegagalan dan penderitaan. Semua menjadi sebuah keniscayaan yang tidak dapat dinafikan. Namun, bagaimana manusia mampu mengelola kegagalan dan penderitaan untuk bangkit adalah bentuk dari kedewasaan manusia menjalani hidup.

“Berangkat dari kenyataan yang kita alami, disana-sini banyak musibah yang terjadi. Musibah tentu akan membawa penderitaan, baik itu berupa hilangnya harta maupun jiwa. Tentu semua akan menjadi penderitaan bagi yang mengalami. Semua orang pernah mengalami penderitaan dan kegagalan hidup, tapi kita jangan larut dalam kesedihan dan kesusahan. Kita wajib bangkit, dan memperbaiki kehidupan kita” Dikatakan Ustadzah Hj. Zulin Nurchayati, S.Psi, M.Psi saat menjadi narasumber acara Mutiara Pagi PRO 1 RRI Madiun, Senin 9 Februari 2026.

Ujian yang kita alami bukan karena Allah membenci hamba Nya, tetapi wujud dari kasih sayang Allah SWT. Apakah dengan ujian yang diberikan, iman kita masih kuat atau sebaliknya. Apakah dengan ujian, kita semakin mendekat kepada Allah atau sebaliknya semakin menjauh. Maka, saat mengalami musibah dan ujian kita tidak boleh berputus asa, karena ada kewajiban untuk bangkit dan kembali berusaha.Bangkit setelah jatuh artinya jangan mudah putus asa. 

Dalam menghadapi banyaknya ujian kehidupan tentu kita tetap harus menerima dengan hati ikhlas karena sudah menjadi ketetapan atau takdir Allah SWT. Jika ditimbang nikmat kita lebih banyak dibanding ujian atau musibah yang kita terima. Bagaimana mensikapi musibah dan penderitaan yang kita alami, umat muslim harus bangkit dengan melakukan hal-hal positif 

“Bangkit setelah jatuh memang tidak mudah tapi tetap diupayakan. Beberapa hal yang Allah pesan kepada kita seperti yang pertama jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah, jangan pernah menyalahkan takdir, jangan menyalahkan Allah dan jangan berhenti berdoa karena Allah tidak pernah meninggalkan hamba Nya.” Tambah Ustadzah Zulin

Selain itu, penting agar kita tidak salah menyikapi ujian dari Allah SWT. Yang pertama Perkuat iman dan tawakkal, yang kedua Jangan pernah meninggalkan sholat dan yang ketiga Perbanyak istighfar yakin bahwa Allah menyiapkan akhir yang lebih baik. Uiaan dari ljuga menjadi lahan subur bagi pertumbuhan jiwa manusia. Luka mengajarkan kesabaran, kegagalan mengajarkan kerendahan hati, kesedihan mengajarkan ketergantungan kepada Allah SWT. 

Diakhir dialog ustadzah Zulin berpesan kepada umat mulsim untuk tidak takut saat jatuh diuji oleh Allah karena jatuh membuat kita belajar berdiri, patah membuat kita belajar kuat, luka membuat kita belajar dekat dengan Allah. Sebagai orang yang beriman harus selalu bertawakkal kepada Allah SWT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....