Mengkudu: Tanaman Tradisional Kaya Manfaat
- 28 Jan 2026 14:35 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID,Madiun - Mengkudu (Morinda citrifolia), yang dikenal dengan berbagai nama daerah seperti keumeudee (Aceh), pace (Jawa), cangkudu (Sunda), koddhu (Madura), dan tibah (Bali), merupakan tanaman berbunga asli Asia Tenggara dari famili Rubiaceae. (Wikipedia)
Tanaman mengkudu tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut, dengan tinggi pohon mencapai 3–8 meter. Bunganya berwarna putih dan tersusun dalam bentuk bongkol. Buah mengkudu termasuk buah majemuk, berwarna hijau mengilap saat muda dan berubah menjadi putih kekuningan dengan bintik-bintik hitam ketika matang.
Buah mengkudu rasanya yang khas dan kuat. Buah mengkudu matang memiliki rasa pahit, getir, sedikit asam, serta aroma tajam yang sebagian orang kurang menyukainya, rasa pahit dan aroma kuat pada mengkudu dengan kandungan senyawa alami di dalam buah, yang justru menjadi alasan mengapa tanaman ini banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Di masyarakat kita, mengkudu biasanya diolah atau dikombinasikan dengan bahan lain untuk membuat rasa lebih nikmat dan lezat.
Di masyarakat Betawi, daun muda mengkudu dimanfaatkan sebagai campuran nasi goreng Betawi. Daun muda dipilih karena rasanya lebih ringan dan tidak pahit, berbeda dengan daun tua yang memiliki rasa getir.
Di Aceh telah lama menggunakan buah mengkudu sebagai bahan sayur dan rujak tradisional, meskipun rasanya pahit. Daunnya juga menjadi bagian penting dalam hidangan nicah peugaga, sebagai menu wajib saat berbuka puasa. Karena manfaat dan kegunaannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....