Belajar Ikhlas Cara Terbaik Membahagiakan Hati

  • 26 Jan 2026 06:36 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Secara etimologi, ikhlas berarti meninggalkan riyā' (pamer) dalam melaksanakan ibadah dan ketaatan. Sementara menurut terminologi, ikhlas adalah membersihkan hati dari setiap kotoran atau hal yang mengeruhkan kemurniannya. sederhana, ikhlas adalah upaya total untuk memurnikan niat dan hati.

“Makna ikhlas kata Imam Al Ghozali adalah murni karena Allah bukan karena mengharap pujian dari manusia. Ikhlas adalah memurnikan hati dari segala hal hanya karena Allah SWT” Dikatakan Ustadzah Hj. Dr. Nanik Nurhayati, M.Pd saat menjadi narasumber acara Mutiara Pagi PRO 1 RRI Madiun hari Senin, 26 Januari 2026.

Orang ikhlas tidak akan bergeser ibadahnya, istiqomahnya karena tidak ada tendensi apapun dari makhluk Allah. Namun, karena ikhlas merupakan amaliyah hati maka hanya dirinya dan Allah saja yang mengetahui. Menurut Syekh Nawawi Al-Bantani membaginya menjadi 3 tingkatan, hal ini sebagaimana diungkap dalam kitab Nurudh Dholam

“Pertama Ikhlas karena Allah, Ikhlas karena Allah menempati posisi pertama dan utama. Yang kedua Ikhlash karena Akhirat. Beribadah dan beramal saleh karena mengharapkan pahala, mendapatkan surga, dan takut pada siksa neraka. Dan yang ketiga Ikhlash karena Dunia yakni beribadah karena mengharapkan balasan di dunia, misal seseorang melakukan ibadah membaca Surat Al-Waqi‘ah dengan harapan bisa mendapat kekayaan, mengeluarkan sedekah berharap mendapat rezeki yang berlipat ganda, dan seterusnya” Kata Bunda Nanik sapaan akrab beliau.

Sementara seorang yang berlaku ikhlas bisa dilihat dari kesehariannya. Adapun tanda-tanda orang yang ikhlas seperti tidak berharap pujian dari manusia, tidak takut dicela, tetap beramal meski tidak dilihat manusia dan idak merasa dirinya paling baik didunia.

Lantas bagaimana melatih keikhlasan yang ?. Dalam akhir dialog, Bunda Nanik memberikan tips bagaimana melatih keikhlasan yang harus dilakukan setiap hari.

“Melatih keikhlasan dengan terus menata hati untuk meluruskan niat hanya karena Allah SWT, biasakan amal secara diam-diam, dan jangan menuntut balasan dari perbuatannya atau tanpa pamrih” Tutup Bunda Nanik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....