Pergeseran Pola Bermain Anak di Era Digital

  • 25 Jan 2026 15:13 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Pergeseran arah bermain anak-anak saat ini dinilai berpengaruh signifikan terhadap gaya hidup mereka.

Permainan tradisional seperti gobak sodor dan petak umpet mulai jarang ditemui. Aktivitas bermain bersama kini banyak bergeser ke ruang digital.

Hal tersebut disampaikan Dr. W. Linda Yuhanna dalam dialog bersama Pro2 RRI Madiun. “Jadi memang pergeseran arah bermain saat ini tuh juga sudah signifikan berpengaruh pada gaya hidup dari anak-anak kita,” ujarnya. Ia menilai perubahan tersebut terjadi seiring perkembangan teknologi.

Menurutnya, konsep bermain bersama masih ada, namun bentuknya berbeda.

“Dulu ada main gobak sodor, ada main petak umpet, sekarang juga ada seperti itu, tapi dalam bentuk mabar atau main bersama,” jelas Dr. Linda. Anak-anak terlihat berkumpul, tetapi tidak sepenuhnya berinteraksi langsung.

Dr. Linda menjelaskan bahwa interaksi anak kini lebih banyak terjadi melalui perangkat digital. “Jadi seolah-olah itu memang anak-anak kumpul dalam satu tempat tapi interaksi mereka adalah lewat gadget mereka,” tambahnya.

Kondisi ini membuat fokus anak terpusat pada layar masing-masing.

Ia menegaskan bahwa bermain seharusnya melibatkan interaksi langsung antarindividu.

Melalui interaksi nyata, anak dapat memahami perasaan dan ekspresi teman secara langsung. Hal ini dinilai penting untuk perkembangan sosial anak.

Meski permainan daring menyediakan ruang komunikasi, dampaknya dinilai berbeda dengan interaksi nyata.

Kontrol sosial lebih mudah terbentuk saat bermain langsung. Orang tua dan teman dapat saling mengingatkan jika terjadi perilaku yang kurang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....