Rama: Mahasiswa, Tiga Pekerjaan, dan Sebungkus Keripik Pisang
- 23 Jan 2026 22:43 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Menjadi mahasiswa sambil menjalankan bisnis bukan perkara mudah. Muhamad Ramadhan, Pelaku Usaha Kuliner Banana Chips adalah contoh nyata bagaimana waktu, tenaga, dan emosi diuji setiap hari.
Di masa awal kuliah, ia menjalani tiga pekerjaan sekaligus: juru parkir di siang hari, joki game Mobile Legends di malam hari, dan pebisnis banana chips di sela-sela waktu. Jam tidurnya hanya beberapa jam sehari.
"Kayak aku itu parkir sama ngejoki Mobile Legends. Jadi jam tidurku itu cuman beberapa jam aja. Ketika aku pagi sampai sore itu aku markir. Terus waktu malam itu aku ngejoki", Cerita Rama nama akrabnya.
Semua uang sisa dari bekerja tidak dihabiskan untuk nongkrong atau liburan, tapi diputar kembali untuk bisnis. Struggle terbesar bukan cuma lelah fisik, tapi sosial.
Rama harus rela menolak ajakan ngopi, nongkrong, dan kumpul bareng teman. Ada rasa iri, ada rasa lelah, tapi ia sadar setiap pilihan ada konsekuensinya.
Manajemen waktu jadi kunci. Setiap minggu, ia menyusun ulang jadwal dari Senin sampai Sabtu. Minggu dipakai untuk menyendiri dan evaluasi. Ia percaya, teori saja tidak cukup. Semua harus dijalani lewat pengalaman.
Kini, setelah tiga tahun berjalan, Banana Chips Rama masih dikelola sendiri dengan dukungan doa ibu dan keluarga. Tidak ada tim besar, tidak ada pabrik, tapi ada konsistensi dan keberanian.
"Terus habis itu aku karena punya uang sisa makanya aku spending time and spending my money to making my own business. Jadi run my business ini udah jalan 3 tahun semenjak tahun 2023. di sana aku dapat pengalaman banyak, aku dapat relasi banyak dan ya dari situ aku belajar banyak hal", katanya.
Pesan Rama sederhana untuk anak muda di luar sana: jangan takut jualan, jangan malu mencoba, dan pikirkan diri kalian lima tahun ke depan. Karena waktu, adalah aset paling mahal yang tidak bisa diulang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....