Dibalik Kecutnya Lemon, Ternyata Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh
- 22 Jan 2026 08:34 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Lemon dikenal sebagai buah yang kaya vitamin C dan antioksidan, dua komponen penting untuk menjaga tubuh tetap bertenaga sekaligus melindungi sel dari kerusakan. Di tengah banyaknya pilihan buah yang menyegarkan, lemon menjadi salah satu yang paling sering direkomendasikan untuk kesehatan. Warnanya kuning cerah, aromanya segar, dan rasa asamnya yang khas bukan hanya memberi sensasi berbeda, tetapi juga menyimpan banyak manfaat.
Lemon sering dibuat berbagai resep minuman sehat, infused water, bahkan hingga rutinitas perawatan kulit, lemon juga seringkali hadir sebagai salah satu bahan dalam makanan misalnya sebagai salad dressing atau kue-kue manis sebagai dessert.
Dr. Ir. Siti Nurjanah, Ahli Gizi dari Universitas Indonesia mengatakan, "Lemon adalah buah yang kaya akan vitamin C dan antioksidan, sehingga dapat membantu meningkatkan sistem imun tubuh dan mengurangi risiko penyakit kronis. Saya merekomendasikan untuk minum air lemon hangat setiap pagi untuk meningkatkan pencernaan dan kesehatan tubuh."
Dibalik Rasa kecut yang segarnya ada beberapa manfaat lain dari Lemon diantaranya :
1. Kaya Akan Vitamin C dan Antioksidan
Lemon adalah salah satu sumber vitamin C paling praktis untuk dikonsumsi sehari-hari. Vitamin C berperan sebagai antioksidan yang membantu tubuh melawan radikal bebas, menjaga daya tahan tubuh, dan mendukung proses penyembuhan. Antioksidan juga penting untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif, yang dapat memicu berbagai penyakit. Vitamin C dalam lemon membantu meningkatkan imunitas sehingga tubuh lebih siap menghadapi infeksi karena memperkuat sistem kekebalan tubuh dari serangan berbagai macam penyakit. Beberapa penelitian juga telah menemukan bahwa lemon berpotensi untuk menghambat pertumbuhan sel tumor dan kanker.
2. Membantu Menjaga Berat Badan
Banyak orang menggunakan lemon sebagai pendamping diet. Dilansir dari Healthline lemon mengandung serat pektin, yaitu jenis serat larut yang dapat membantu mengontrol rasa lapar. Ketika pektin masuk ke dalam tubuh, ia menciptakan rasa kenyang lebih lama sehingga membantu menahan keinginan untuk ngemil berlebihan. Biasanya, untuk orang-orang yang sedang diet mereka mengonsumsi air hangat dengan perasan lemon di pagi hari sebelum memulai aktivitas.
3. Berperan dalam Menjaga Kesehatan Jantung
Lemon merupakan sumber vitamin C yang sangat baik. Dalam satu buah lemon yang sudah dikupas, terkandung sekitar 53 mg vitamin C, jumlah yang setara dengan hampir 60% dari kebutuhan harian. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah dan sayuran yang kaya vitamin C dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
4. Membantu Mencegah Anemia
Kandungan vitamin C dan asam sitrat di dalam lemon terbukti dapat membantu tubuh menyerap zat besi non-heme yaitu jenis zat besi yang berasal dari tumbuhan dan biasanya sulit diserap secara optimal oleh sistem pencernaan. Anemia defisiensi besi terjadi ketika tubuh kekurangan zat besi sehingga produksi sel darah merah menurun. Kondisi ini membuat penderitanya mudah lelah, lemas, dan kurang berenergi karena pasokan oksigen ke seluruh tubuh tidak terpenuhi dengan baik. Dengan rutin mengonsumsi makanan tinggi vitamin C seperti lemon, penyerapan zat besi dapat meningkat sehingga membantu menurunkan risiko anemia.
5. Membantu Mencegah Pembentukan Batu Ginjal
Kandungan asam sitrat dalam lemon memiliki peran penting dalam mencegah pembentukan batu ginjal. Senyawa ini dapat membantu meningkatkan volume urine sekaligus menaikkan pH-nya, sehingga kondisi di dalam saluran kemih menjadi kurang ideal untuk terbentuknya batu ginjal. Asam sitrat dalam lemon bukan hanya bekerja mencegah pembentukan batu baru, tetapi juga dipercaya dapat membantu memecah batu ginjal berukuran kecil sehingga lebih mudah dikeluarkan bersama urine.
6. Baik untuk Kesehatan Kulit
Vitamin C dalam lemon bukan hanya bermanfaat untuk imun, tetapi juga penting untuk kesehatan kulit. Vitamin C merupakan komponen utama dalam produksi kolagen yaitu protein yang menjaga elastisitas dan kekenyalan kulit. Dengan meningkatnya produksi kolagen, kelembapan kulit akan terjaga dan membantu mengurangi tanda-tanda penuaan seperti garis halus dan kulit kusam. Antioksidan dalam lemon juga membantu melawan kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari dan polusi.
Walaupun lemon dikenal sebagai buah yang penuh manfaat, cara mengonsumsinya tetap perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan efek samping. Kandungan asam yang cukup tinggi dapat memberikan banyak kebaikan, tetapi juga bisa berdampak kurang baikjika dikonsumsi dengan cara yang salah.
Salah satu langkah paling aman adalah selalu mencampurkan perasan lemon dengan air, karena mengonsumsi sari lemon murni berpotensi mengiritasi lambung dan merusak enamel gigi karena tingkat keasamannya cukup kuat. Oleh karena itu, gunakan sedotan untuk membantu melindungi gigi dari paparan asam secara langsung. Penting juga untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....