Peluang Anak dengan Autisme Masuk Sekolah Reguler

  • 06 Okt 2025 15:27 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Anak dengan kondisi autisme memiliki peluang untuk bersekolah di sekolah reguler. Namun, peluang tersebut bergantung pada kemampuan dan tingkat spektrum autisme yang dimiliki setiap anak.

Pemilik Sekolah Anak Autis & Special Need DALTA OZORA Madiun, Arif Budhi Santoso, menjelaskan bahwa istilah “peluang” berarti ada kemungkinan anak dengan kondisi autisme bisa masuk sekolah reguler, tetapi juga ada yang belum bisa. Menurutnya, hal ini sangat tergantung pada derajat atau spektrum autisme anak.

"Jadi memang kalau tingkat maupun derajat autisme itu bervariasi. Ada anak dengan kondisi autisme yang bisa berbicara, berkomunikasi, berinteraksi, dan bisa untuk mengikuti pembelajaran di sekolah. Jadi kalau seperti ini tentunya peluangnya lebih besar agar dia bisa masuk ke sekolah umum," jelasnya, Senin (6/10/2025).

Arif menambahkan, sebelum masuk ke sekolah reguler, anak dengan kondisi autisme perlu mendapatkan layanan pendidikan khusus. Proses ini bisa dilakukan melalui terapi di pusat layanan, rumah sakit, atau pembelajaran di rumah dengan pendampingan yang tepat untuk melatih kemampuan dasar seperti komunikasi dan kemandirian.

“Kalau sudah dirasa mungkin dari segi usia dan kemampuan mencukupi, harusnya segera masuk ke jenjang pendidikan mainstream atau arus nama tadi itu,” tambahnya.

Menurutnya, anak dengan kondisi autisme tidak bisa langsung dimasukkan ke sekolah reguler tanpa melalui tahapan pendidikan khusus terlebih dahulu. Jika belum siap, kondisi tersebut dapat menimbulkan kendala dalam proses belajar sekolah reguler.

“Jadi memang tidak boleh ada lompatan ya. Tidak boleh langsung dimasukkan ke sekolah reguler sebelum menjalani layanan pendidikan khusus. Kalau belum bisa duduk tenang atau mengikuti perintah, pasti akan timbul penolakan,” ujar Arif.

Arif menegaskan, kesiapan anak bukan ditentukan oleh usia, melainkan oleh kemampuan. Dengan layanan pendidikan khusus sejak dini dan intervensi yang tepat sejak kecil, peluang anak autisme untuk masuk di sekolah reguler akan semakin besar. (UF)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....