Tips Agar Terhindar dari Cinlok

  • 31 Jan 2025 05:14 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Sering kita dengar isu isu affair atau perselingkuhan yang terjadi ditempat kerja. Baik yang dilakukan oleh antar staff pegawai atau staff dengan atasan. Baik dilakukan oleh orang yang sudah sama sama memiliki pasangan atau dengan pegawai yang masih single. Hal ini terjadi karena seringnya bertemu atau bersinggungan satu pegawai dengan pegawainya lainnnya yang akhirnya menimbulkan cinta lokasi (cinlok).

“Saya teringat dengan kata cinlok, dimana kata itu dulu merujuk pada isu hubungan yang dilakukan oleh para artis yang terlibat cinta lokasi saat mereka sedang berada dilokasi shooting. Nah kata cinlok menjadi umum disematkan pada orang orang yang sedang atau saling tertarik saat mereka berada satu kantor atau satu pekerjaan”. Kata Andi Cahyadi, M.Psi., Psikolog saat menjadi narasumber di PRO 2 RRI Madiun, Kamis 30/1/2025.

Menurut Andi sapaan akrabnya, cinlok terjadi diawali seringnya bertemu atau dalam istilah jawa witing tresna jalaran saka kulina yang artinya seseorang dapat jatuh cinta karena sering bertemu atau berinteraksi dengan lawan jenisnya. Selanjutnya saling curhat dan akhirnya saling merasa nyaman yang pada akhirnya saling mengungkapkan perasaan masing masing.

Lantas bagaimana agar terhindar dari cinlok ?

“Saya teringat dengan satu quotes yang itu relevan banget bahwa jangan beri tumpangan kepada rekan kerjamu (yang beda gender). Karena dari sana, bisa saja ada bibit bibit cinlok. Apalagi kalau sampai sering memberi tumpangan. Simple tapi bisa membahayakan” imbuh Andi

“Selanjutnya, menghindari curhat dengan teman kantor. Apapun problem rumah tangganya jangan sampai orang lain diluar rumah tangga tau. Dan yang terakhir tentunya menjaga hati pasangan dan diri sendiri. Karena sekuat apapun godaan dari luar kalau hati kita tidak memberi kesempatan maka potensi masuknya orang lain akan sulit tercapai”. Pungkas Andi yang juga merupakan seorang Psikolog sekaligus Dosen di Unika Widya Mandala Surabaya Kampus Madiun

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....