Inilah Beda AHA,BHA, Dan PHA Dalam Produk Skincare
- 31 Okt 2024 16:09 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Skincare adalah rangkaian produk yang digunakan untuk merawat kesehatan kulit dengan kondisi tertentu. Pesatnya perkembangan produk skincare yang beredar di pasaran Indonesia, tak pelak mengharuskan masyarakat pengguna skincare cerdas untuk memilih produk yang akan digunakan agar sesuai dengan kondisi kulit. Berikut ini perbedaan AHA, BHA, dan PHA yang seringkali ditemui dalam rangkaian skincare yang beredar di pasaran;
AHA (Alpha Hydroxy Acid), memiliki sifat yang larut dalam air, sehingga bekerja di permukaan kulit. AHA memiliki manfaat mengangkat sel kulit mati, meratakan tekstur kulit, dan membantu mengatasi hiperpigmentasi. Kandungan AHA Baik untuk kulit kering karena dapat membantu meningkatkan kelembapan pada kulit. Namun perlu diketahui baha kandungan AHA memiliki efek samping dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif atau ketika digunakan secara berlebihan.
BHA (Beta Hydroxy Acid), memiliki sifat yang larut dalam minyak, sehingga mampu menembus pori-pori dan mengangkat minyak serta kotoran. Skincare dengan kandungan BHA cocok digunakan untuk kulit berminyak atau berjerawat karena membersihkan pori-pori dan mencegah komedo serta jerawat. Penggunaan BHA yang terlalu sering dan berlebihan mampu mengiritasi kulit sensitif.
PHA (Poly Hydroxy Acid), memiliki sifat molekul lebih besar daripada AHA, sehingga lebih lembut dan lebih lambat meresap ke dalam kulit. Skincare degan kandungan PHA mampu memberikan eksfoliasi ringan, cocok untuk kulit sensitif dan kulit yang cenderung iritasi. Juga memiliki sifat antioksidan. PHA juga memiliki efek samping bagi penggunanya, walaupun lebih minim iritasi jika dibandingkan AHA atau BHA
Penggunaan ketiganya dalam skincare disesuaikan dengan jenis kulit dan kebutuhan. AHA cocok untuk eksfoliasi permukaan, BHA baik untuk mengatasi masalah pori-pori, dan PHA adalah pilihan lembut untuk kulit sensitif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....