Tahan Tarif Ringankan Orang Tua Siswa, Penjahit Magetan Rela Kurangi Keuntungan

  • 11 Jul 2026 20:27 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan – Kenaikan harga benang dan kebutuhan pokok tidak membuat para penjahit seragam sekolah di Kabupaten Magetan menaikkan ongkos jahit. Mereka memilih mempertahankan tarif demi membantu orang tua yang tengah menghadapi banyak pengeluaran menjelang tahun ajaran baru.

Sri Mulyani, penjahit di Pasar Baru Magetan, mengaku pesanan mulai ramai dalam sepekan terakhir. Selain membuat seragam baru, banyak pelanggan datang untuk mempermak seragam lama agar masih layak dipakai anak-anak mereka. Bersama suaminya, Sri mampu menyelesaikan satu hingga dua stel seragam setiap hari. Meski harga benang dan kebutuhan rumah tangga terus meningkat, ia tetap mempertahankan ongkos jahit yang sudah berlaku selama tiga tahun terakhir. Sebelumnya, Sri mematok tarif Rp125 ribu per stel. Kini ongkos jahit dipatok sekitar Rp150 ribu per stel dan tidak mengalami kenaikan selama tiga tahun terakhir.

Menurutnya, sebagian pelanggan sengaja memilih menjahit atau mempermak seragam dibanding membeli baru karena dinilai lebih hemat.

Kondisi serupa juga dialami Edi Purwanto, pemilik Rumah Jahit Indah di Jalan Kelud, Magetan. Menjelang masuk sekolah, pesanan datang hampir bersamaan dari jenjang SD, MI, SMP hingga SMA. Ramainya pesanan membuat Edi menghentikan penerimaan order sejak sekitar sepekan terakhir. Ia memilih fokus menyelesaikan pesanan yang sudah masuk agar seluruhnya selesai tepat waktu.

Meski biaya produksi terus naik, Edi tetap mempertahankan tarif jahit Rp150 ribu hingga Rp160 ribu per stel. Harga benang diketahui mengalami kenaikan sekitar Rp2.000 hingga Rp3.000 per kotak, namun hal itu tidak dibebankan kepada pelanggan. Bagi para penjahit di Magetan, musim penerimaan siswa baru bukan hanya membawa tambahan pekerjaan. Di tengah naiknya biaya hidup, mereka memilih menahan kenaikan tarif agar kebutuhan seragam sekolah tetap terjangkau bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....