Anggaran Pegawai Dievaluasi, Arpus Magetan Siapkan Literasi Digital Anak
- 18 Agt 2026 04:23 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Keterbatasan anggaran daerah mendorong Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Magetan mengubah pola pengembangan layanan literasi anak. Sebagian anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk belanja pegawai diusulkan dialihkan untuk penguatan fasilitas literasi digital di Graha Literasi Plaosan.
Kepala Dinas Arpus Magetan Endang Ambarwati mengatakan pengalihan anggaran tersebut masuk dalam usulan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2026. Besaran dana yang akan dialihkan masih dalam tahap pembahasan.
“Dari analisis jabatan memang ada pengurangan tenaga outsourcing. Tetapi sepertinya masih diusulkan dengan pagu lama, sehingga ada beberapa anggaran yang bisa dialihkan,” kata Endang, Sabtu (15/8/2026).
Dana tersebut nantinya diarahkan untuk pengadaan materi digital dan perangkat visualisasi edukasi interaktif di Graha Literasi Plaosan. Langkah itu diambil setelah pengadaan bantuan buku fisik ikut terdampak penurunan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah.
Menurut Endang, kondisi fiskal daerah membuat setiap belanja harus dipilih berdasarkan kebutuhan yang paling mendesak. Pengembangan literasi anak tetap dipertahankan, tetapi bentuknya mulai disesuaikan dengan kondisi anggaran.
“Literasi anak tetap harus berjalan meskipun pengadaan buku fisik terkendala. Karena itu kami mencoba mengembangkan materi digital dan pembelajaran yang lebih interaktif,” ujarnya.
Pengembangan fasilitas tersebut sekaligus menjadi bagian dari tindak lanjut Surat Edaran Bupati Magetan mengenai pembatasan penggunaan gawai bagi anak usia sekolah. Gawai yang selama ini lebih banyak digunakan untuk hiburan diarahkan menjadi sarana belajar dengan pendampingan.
“Ini juga menjadi tindak lanjut pelaksanaan SE Bupati Magetan yang membatasi penggunaan gawai bagi anak usia sekolah,” kata Endang.
Konsep Graha Literasi Plaosan nantinya tidak hanya menyediakan ruang untuk membaca buku. Anak-anak juga akan diperkenalkan dengan materi pembelajaran digital, pencarian informasi, konten edukasi hingga kegiatan yang mendorong kreativitas.
Ruang belajar juga direncanakan tidak terbatas di dalam gedung. Lokasi Graha Literasi Plaosan yang berdekatan dengan Kebun Bunga Refugia akan dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran terbuka.
Dengan skema tersebut, Arpus Magetan berupaya mempertahankan aktivitas literasi anak di tengah pengetatan belanja daerah, sekaligus menyesuaikan layanan perpustakaan dengan pola belajar yang semakin memanfaatkan teknologi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....