Merdeka Sarapan, 2.026 Porsi Gratis Disiapkan Saat Upacara HUT RI di Magetan
- 16 Agt 2026 21:48 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Warga yang mengikuti upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Magetan tidak hanya menyaksikan jalannya upacara. Panitia juga menyiapkan ribuan porsi sarapan gratis melalui program Merdeka Sarapan.
Lebih dari 2.026 porsi makanan disiapkan untuk peserta upacara, tamu undangan, penonton hingga masyarakat umum yang berada di sekitar lokasi. Program tersebut melibatkan sedikitnya 17 pelaku UMKM dengan delapan pilihan menu makanan khas Indonesia.
Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan sekaligus Ketua Panitia HUT ke-81 RI, Welly Kristanto, mengatakan Merdeka Sarapan dirancang sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Menurut Welly, makanan yang disediakan tidak hanya untuk kelompok tertentu. Siapa pun yang berada di lokasi upacara dapat menikmati sarapan yang telah disiapkan panitia.
Program tersebut sekaligus menjadi bentuk syukuran bersama dalam memperingati kemerdekaan. Pelaksanaannya didukung sejumlah pelaku usaha, badan publik dan pihak lain di Kabupaten Magetan.
Welly mengatakan rangkaian kegiatan HUT RI tahun ini memang diarahkan agar tidak hanya berupa acara seremonial, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Berbagai kebijakan yang kami ambil merupakan bagian dari upaya menerjemahkan tema HUT ke-81 RI, yakni Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Merdeka Sarapan menjadi salah satu bentuk kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha lokal,” kata Welly.
Keterlibatan UMKM dalam penyediaan makanan juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk ikut mengambil bagian dalam perayaan kemerdekaan. Mereka tidak hanya menjadi pendukung kegiatan, tetapi terlibat langsung dalam penyediaan makanan yang dikonsumsi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI. Menurutnya, kegiatan kemerdekaan dapat berjalan karena adanya dukungan dari masyarakat, pelaku usaha, badan publik dan unsur lainnya.
Nanik mengatakan pemerintah daerah juga menyadari sejumlah kebijakan selama pelaksanaan rangkaian kegiatan mungkin menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian masyarakat. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf atas kondisi tersebut.
“Terima kasih kepada masyarakat, badan publik, pelaku usaha dan semua pihak yang ikut bergotong royong dalam peringatan kemerdekaan di Magetan. Kami juga meminta maaf apabila ada kebijakan yang menimbulkan ketidaknyamanan,” ujar Nanik.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada kemeriahan perayaan, tetapi turut memperkuat kebersamaan masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi bagian penting untuk mewujudkan tema HUT ke-81 RI, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.
Dengan menyediakan lebih dari 2.000 porsi makanan, Merdeka Sarapan menjadi salah satu kegiatan yang mengubah perayaan kemerdekaan menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, masyarakat dan pelaku UMKM.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....