Pemkab Magetan Kejar Tambahan 7.000 Ton Pupuk Subsidi untuk Musim Tanam 2026
- 05 Agt 2026 02:07 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan masih berupaya menambah jatah pupuk bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan petani pada musim tanam 2026. Sebanyak 7.000 ton pupuk diajukan kepada pemerintah pusat, terdiri atas 5.000 ton pupuk NPK dan 2.000 ton pupuk organik.
Usulan tersebut disampaikan setelah alokasi pupuk bersubsidi yang diterima Kabupaten Magetan dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan petani sebagaimana tercantum dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).
Pejabat Pengawas Pupuk Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, Edy Utomo, mengatakan pengajuan tambahan kuota telah dikirim sejak awal Juli 2026. Hingga akhir Juli, pemerintah daerah masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.
"Kami sudah mengajukan tambahan sejak awal Juli, tetapi sampai sekarang belum ada perkembangan. Harapannya tentu bisa segera disetujui," kata Edy
Menurutnya, persoalan utama berada pada keterbatasan alokasi pupuk NPK dan pupuk organik. Kuota pupuk NPK yang diterima saat ini baru mampu memenuhi sekitar 70 persen kebutuhan berdasarkan e-RDKK. Sementara itu, pupuk organik baru mencukupi sekitar 35 persen dari kebutuhan yang diusulkan kelompok tani.
Kondisi tersebut dikhawatirkan akan berdampak pada pemenuhan kebutuhan pupuk selama musim tanam apabila tidak segera ada penambahan kuota. Karena itu, pemerintah daerah berharap pemerintah pusat memberikan alokasi tambahan agar produktivitas pertanian tidak terganggu.
Pada 2026, Kabupaten Magetan sebenarnya telah memperoleh tambahan alokasi pupuk bersubsidi sekitar 20 persen dibanding sebelumnya. Total kuota yang diterima meliputi 22.784 ton pupuk urea, 22.347 ton NPK, 425 ton ZA, 25 ton NPK formula khusus, serta 7.827 ton pupuk organik.
"Memang ada kenaikan sekitar 20 persen, tetapi jumlah itu masih belum mencukupi. Yang paling kami butuhkan tambahan adalah pupuk NPK dan pupuk organik," ujarnya.
Pemkab Magetan berharap usulan tambahan 7.000 ton pupuk bersubsidi tersebut segera mendapat persetujuan sehingga distribusi pupuk kepada petani dapat berlangsung optimal dan kebutuhan pada musim tanam 2026 bisa terpenuhi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....