Skrining CKG di Magetan Ungkap Tren Kenaikan Penyakit KJSU
- 05 Agt 2026 00:06 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Magetan mulai mengungkap meningkatnya temuan penyakit tidak menular. Dari hasil skrining sementara, penyakit yang masuk kelompok Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU), termasuk gagal ginjal, menjadi kasus yang menunjukkan kecenderungan meningkat.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, Rohmat Hidayat, mengatakan temuan tersebut diperoleh dari pemeriksaan kesehatan yang terus dilakukan melalui program CKG di seluruh wilayah Magetan. Namun, pihaknya belum merinci jumlah kasus karena pelaksanaan skrining masih berlangsung dan cakupan pemeriksaan terus bertambah.
"Dari hasil CKG yang kami lakukan, terutama penyakit tidak menular yang kami sebut KJSU, yakni kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi seperti gagal ginjal, kasusnya cenderung mengalami peningkatan," kata Rohmat, Senin (27/7/2026).
Menurut Rohmat, meningkatnya temuan penyakit KJSU menjadi perhatian karena sebagian besar merupakan penyakit tidak menular yang dapat dicegah maupun dikendalikan apabila faktor risikonya diketahui sejak dini. Oleh karena itu, deteksi awal melalui pemeriksaan kesehatan dinilai menjadi langkah penting agar penyakit tidak berkembang ke stadium yang lebih berat.
Ia menjelaskan, hasil skrining akan menjadi bahan evaluasi bagi Dinkes untuk memperkuat upaya promotif dan preventif di masyarakat. Warga yang telah diketahui memiliki faktor risiko dapat segera memperoleh edukasi, pendampingan, maupun penanganan medis sehingga peluang terjadinya komplikasi dapat ditekan.
"Screening kesehatan sedini mungkin menjadi salah satu upaya pencegahan. Harapannya masyarakat tidak sampai terkena penyakit tersebut atau jika sudah memiliki faktor risiko bisa segera ditangani," ujarnya.
Hingga Juli 2026, cakupan program CKG di Kabupaten Magetan telah mencapai 30,64 persen dari total jumlah penduduk. Pemeriksaan dilakukan melalui 22 puskesmas dan diperluas dengan sistem jemput bola ke sekolah, komunitas, serta desa-desa untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.
Rohmat menuturkan CKG merupakan program prioritas pemerintah yang menargetkan setiap warga menjalani pemeriksaan kesehatan sedikitnya satu kali dalam setahun. Di Kabupaten Magetan, Kementerian Kesehatan menetapkan target cakupan pemeriksaan mencapai 46 persen dari total penduduk selama 2026.
"Screening ini salah satu tujuannya adalah untuk mencegah masyarakat tidak terkena penyakit-penyakit tersebut. Jika penyakit dapat dideteksi lebih awal, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan risiko komplikasi akibat penyakit tidak menular dapat ditekan," tutur Rohmat.
Sebelumnya Dinkes Magetan menemukan 580 kasus TBC. Meski temuan itu baru mencapai 31 persen dari target temuan yang telah ditentukan Kemenkes untuk magetan sebesar 1878 kasus.
Angka tersebut merupakan hasil penemuan kasus melalui program Active Case Finding (ACF) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang terus digencarkan di berbagai wilayah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....