Stok Beras di Tiga Daerah Dipastikan Aman, Bulog Terus Serap Hasil Panen Petani
- 07 Jul 2026 00:28 WIB
- Madiun
RRI. CO. ID, Magetan - Perum Bulog Cabang Ponorogo memastikan ketersediaan beras untuk wilayah kerja Ponorogo, Magetan, dan Pacitan masih mencukupi. Meski harga beras premium mengalami kenaikan di sejumlah daerah, kondisi tersebut belum berdampak pada pasokan beras di tiga wilayah tersebut.
Cadangan beras pemerintah yang tersimpan di gudang Bulog saat ini mencapai sekitar 90 ribu ton. Jumlah tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tahun depan, sehingga masyarakat diminta tidak khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan pokok tersebut.
Pimpinan Bulog Cabang Ponorogo Wilayah Kerja Ponorogo, Magetan, dan Pacitan, Budiwan Susanto, mengatakan stok beras yang dikelola Bulog masih berada pada level yang sangat aman.
"Saat ini stok beras di gudang sekitar 90 ribu ton. Persediaan tersebut dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Ponorogo, Magetan, dan Pacitan hingga tahun depan," ujarnya, Senin (6/7/2026).
Selain menjaga stok, Bulog juga terus mengoptimalkan penyerapan gabah maupun beras hasil panen petani. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sekaligus memberikan kepastian pasar bagi hasil produksi petani.
"Penyerapan gabah dan beras petani masih terus kami lakukan sesuai kebutuhan. Tujuannya tidak hanya menambah cadangan pemerintah, tetapi juga memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik," kata Budiwan.
Di sisi lain, distribusi beras ke masyarakat hingga kini berjalan tanpa kendala. Menurut Bulog, kelancaran penyaluran menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pasokan tetap tersedia di pasar dan menghindari potensi kelangkaan.
Berdasarkan pemantauan Bulog, harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masih bertahan di kisaran Rp12.500 per kilogram. Sementara harga beras premium memang mengalami kenaikan tipis, namun masih dalam batas yang wajar dan belum memengaruhi ketersediaan beras di pasaran.
"Kami terus memantau perkembangan harga dan kondisi pasokan. Selama stok tersedia dan distribusi berjalan lancar, kami optimistis kebutuhan beras masyarakat tetap terpenuhi serta stabilitas harga dapat terjaga," pungkas Budiwan.(YF)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....