Batal Model Rintisan, Sekolah Rakyat Magetan Dipastikan Dibangun Baru
- 20 Mei 2026 16:19 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Kabupaten Magetan menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai program pendidikan berbasis asrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Saat ini, pemerintah daerah masih mematangkan kesiapan lahan dan anggaran pendukung sebelum proyek pembangunan dimulai.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Elmy Kurniarto Widodo, mengatakan Sekolah Rakyat di Magetan tidak masuk kategori sekolah rintisan, melainkan akan dibangun sebagai unit baru secara penuh. Karena itu, operasional sekolah dipastikan belum bisa dimulai pada tahun ajaran ini.
“Magetan tidak mendapatkan skema rintisan. Jadi nanti langsung sekolah baru, full baru, sehingga tidak mungkin berjalan pada tahun ajaran sekarang,” ujar Elmy, Rabu (20/5/2026).
Ia menjelaskan, Pemkab telah menyiapkan lahan seluas lebih dari enam hektare untuk lokasi pembangunan. Namun, saat ini baru sekitar satu hektare yang selesai dilakukan pengurukan. Pemerintah daerah masih mengupayakan dukungan anggaran untuk melanjutkan penyiapan lahan tersebut.
Menurut Elmy, kelengkapan lahan menjadi salah satu syarat penting agar pembangunan fisik oleh Kementerian Pekerjaan Umum dapat segera dilaksanakan. Saat ini, pihaknya masih menunggu keputusan lanjutan dari pemerintah pusat.
“Kami diminta komitmen kesiapan lahan. Karena itu kami sedang mengajukan ke TAPD untuk memastikan apakah anggaran pengurukan tersedia,” katanya.
Pada tahap awal, Sekolah Rakyat di Magetan dirancang membuka empat rombongan belajar, masing-masing dua kelas untuk jenjang SD dan dua kelas untuk SMP. Dengan kapasitas ideal 40 siswa per kelas, total siswa yang akan diterima pada tahun pertama diperkirakan mencapai 160 anak.
Dengan demikian operasional sekolah Rakyat diperkirakan baru akan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2027.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....