Mengenal InaTEWS, Sistem Peringatan Dini Tsunami BMKG

  • 28 Apr 2026 15:02 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memiliki sistem peringatan dini tsunami yang dikenal sebagai Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS). Sistem ini berperan penting dalam memberikan informasi cepat saat terjadi gempa berpotensi tsunami. Kehadiran InaTEWS menjadi salah satu upaya mitigasi bencana di Indonesia. Masyarakat diharapkan memahami fungsi sistem ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

InaTEWS dibentuk setelah peristiwa tsunami besar yang melanda Aceh pada tahun 2004. Peristiwa tersebut menjadi titik balik dalam penguatan sistem peringatan dini bencana di Indonesia. Sejak saat itu, BMKG terus mengembangkan teknologi dan mekanisme penyampaian informasi. Tujuannya agar peringatan dapat diterima masyarakat secara cepat dan akurat.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, menjelaskan bahwa sistem ini mampu memberikan peringatan dalam waktu singkat. “Indonesia memiliki Indonesia Tsunami Early Warning System atau InaTEWS yang dibentuk pasca tsunami Aceh 2004,” ujarnya. Sistem ini dirancang untuk merespons kejadian gempa secara cepat. Dengan demikian, potensi tsunami dapat segera diketahui.

Ricko menambahkan, peringatan dini tsunami dapat dikeluarkan dalam waktu kurang dari tiga menit setelah gempa terjadi. Pada peringatan awal tersebut, BMKG sudah dapat menentukan potensi tsunami. Informasi ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam mengambil langkah selanjutnya. Kecepatan informasi menjadi kunci dalam penyelamatan.

Selain itu, InaTEWS juga memberikan informasi tingkat ancaman tsunami. Level tersebut terdiri dari waspada, siaga, dan awas. “Level ancaman seperti waspada, siaga, atau awas sudah bisa ditentukan di peringatan dini pertama,” jelas Ricko. Penentuan level ini sangat penting untuk menentukan langkah evakuasi.

Pemerintah daerah akan merespons informasi tersebut untuk memutuskan perlu atau tidaknya evakuasi. Perintah evakuasi umumnya dilakukan jika status berada pada level siaga atau awas. Oleh karena itu, koordinasi antara BMKG dan pemerintah daerah menjadi sangat penting. Masyarakat juga diimbau untuk memahami arti setiap level peringatan.

BMKG menyediakan akses informasi InaTEWS yang dapat diakses masyarakat secara daring melalu laman inatews.bmkg.go.id . Melalui sistem ini, masyarakat dapat memantau perkembangan informasi secara real time. Pemahaman terhadap sistem peringatan dini diharapkan dapat mengurangi risiko bencana. Dengan kesiapsiagaan yang baik, dampak tsunami dapat diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....