Kecanduan Game Pengaruhi Komunikasi Sosial Anak
- 26 Jan 2026 10:41 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Kecanduan bermain game dinilai berdampak pada kemampuan anak dalam berkomunikasi di dunia nyata. Kondisi ini dapat memengaruhi perkembangan sosial anak secara signifikan. Dampak tersebut akan semakin besar jika penggunaan gim tidak terkontrol.
Dr. W. Linda Yuhanna, M.Si. dalam dialog bersama Pro2 RRI Madiun menjelaskan bahwa dampak kecanduan gim dapat bersifat akut. “Tentu dampaknya ada dan menurut saya pada level tertentu dampaknya bisa sangat besar,” ujarnya. Ia menilai kebiasaan berinteraksi melalui gawai memengaruhi perilaku sosial anak.
Menurut Dr. Linda, anak yang terlalu sering berinteraksi di dunia maya cenderung menjadi lebih introvert. Anak menjadi kurang tertarik dengan lingkungan sosial sekitarnya. Ketika diajak beraktivitas bersama keluarga, respons yang muncul sering kali berupa penolakan.
Linda menambahkan bahwa anak-anak tersebut kerap merasa tidak nyaman berada di lingkungan sosial nyata. “Anak-anak yang banyak berinteraksi di dunia maya cenderung takut atau tidak tertarik dengan dunia nyata,” jelasnya. Kondisi ini membuat kemampuan komunikasi langsung semakin menurun.
Linda mengimbau orang tua, guru, dan orang dewasa untuk lebih peduli terhadap pola aktivitas anak. Pengawasan dan pendampingan dinilai penting dalam penggunaan gawai. Upaya ini diperlukan untuk mencegah ketergantungan berlebihan.
Sebagai solusi, Dr. Linda mengajak semua pihak mencari alternatif kegiatan bagi anak. “Mari kita cari kegiatan yang bisa mengalihkan sejenak anak-anak dari gadget,” ujarnya. Bermain di alam, mengikuti kegiatan sosial, dan aktivitas nyata lainnya dinilai efektif untuk mendukung perkembangan sosial anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....