Mahasiswa KKN-T Unipma Kerja Bhakti Bersihkan Lahan Gemaparut Karangsono
- 06 Des 2025 16:33 WIB
- Madiun
KBRN, Ngawi: Gemaparut adalah akronim dari Gerakan Menanam dengan Memanfaatkan Pekarangan Rumah Tangga. Gemaparut merupakan sebuah gerakan meningkatkan ketahanan pangan dan gizi warga dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sayuran dan kebutuhan pangan lainnya.
Di kabupaten Ngawi, gerakan ini pernah dilakukan salah satunya di desa Karangsono. Namun saat ini kondisi lahan untuk pelaksanaan program tersebut kurang tertata.
Untuk itu, mahasiswa KKN-T Berdampak Universitas PGRI Madiun (Unipma) Kelompok 38 bersama warga menggelar kerja bakti penataan ulang lahan di belakang kantor desa setempat. Kegiatan dilakukan sebanyak dua kali, pada 16 dan 30 November 2025. Sekitar 30 peserta dari kalangan mahasiswa dan warga terlibat dalam kegiatan yang dipimpin oleh Pandu selaku penanggung jawab program.

Menurut Pandu, revitalisasi lahan menjadi langkah penting agar program pemberdayaan lingkungan dapat berjalan optimal.
“Kami melihat lahan Gemaparut membutuhkan penanganan segera karena kondisinya kurang terawat. Kami ingin memulai program unggulan dengan pondasi yang baik, yaitu membersihkan dan menata lahan terlebih dahulu. Sekaligus, kegiatan ini kami tujukan untuk mempererat hubungan mahasiswa KKN dengan warga,” ujarnya.
Melalui kerja bakti ini, mahasiswa dan warga fokus mengembalikan fungsi lahan agar kembali subur dan siap ditanami sebagai bagian dari pelaksanaan Gema Parut. Upaya tersebut tidak hanya membuat lingkungan desa menjadi lebih bersih dan tertata, tetapi juga memulihkan potensi pekarangan desa sebagai ruang produktif untuk penanaman sayur, tanaman obat, dan tanaman bermanfaat lainnya. Kehadiran mahasiswa turut memicu kembali semangat gotong royong, memperkuat kepedulian masyarakat terhadap pentingnya memanfaatkan pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga.

Kepala Dusun Karangsono, Supriyanto, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif tersebut.
“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Lahan Gemaparut memang butuh perhatian, dan dengan mahasiswa terjun langsung bersama warga, hasilnya jauh lebih cepat terlihat. Semoga kerja sama seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.
Pandu berharap kerja bakti ini dapat mendorong warga untuk terus menjaga dan memanfaatkan lahan secara berkelanjutan.
“Harapan kami, warga semakin termotivasi melanjutkan budaya bersih dan rapi di lingkungan sekitar. Semoga lahan ini juga bermanfaat untuk program lanjutan yang dapat meningkatkan kegiatan desa,” katanya.
Dengan terselenggaranya dua kali kerja bakti ini, mahasiswa KKN-T Unipma Kelompok 38 berhasil mengajak masyarakat mengambil langkah konkret untuk menyuburkan kembali lahan Gemaparut, sekaligus memperkuat implementasi program Gema Parut sebagai gerakan bersama dalam memanfaatkan pekarangan rumah tangga secara produktif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....