SPPG Oro-oro Ombo Resmi Diluncurkan, Anak Sekolah jadi Sasaran Penerima Manfaat
- 05 Nov 2025 14:47 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Berkah Ibu di Kelurahan Oro-oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, resmi diluncurkan. Satuan pelayanan yang menjadi bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut mulai beroperasi pada Rabu (5/11/2025).
Kepala SPPG Berkah Ibu Oro-oro Ombo, Alvin Widianto Pratama, menyampaikan bahwa unit yang ia pimpin akan melayani sebanyak 2.991 penerima manfaat, dengan sasaran awal anak-anak sekolah di sekitar lokasi dapur.
“Kita akan ada 2.991 penerima manfaat, untuk anak-anak dulu. Jadi bertahap untuk 3B (Bumil, Busui, dan Balita)-nya nanti kita nyusul. Terus sekitar sini aja sih, sekitar dapur sini,” jelasnya.
Menurut Alvin, SPPG ini akan menjadi pusat penyediaan makanan bergizi untuk 16 sekolah di wilayah sekitar. Pengolahan makanan dilakukan secara bertahap, dimulai dari 1.000 porsi, dan diperkirakan mencapai 3.000 porsi pada minggu berikutnya.
“Bertahap dari 1.000 dulu. Nanti bertahap sampai mungkin minggu depan sudah bisa 3.000. Tadi baru 1.088,” lanjutnya.
Terkait kebersihan dan sterilitas dapur, Alvin menegaskan bahwa pihaknya menerapkan petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN). Selain itu, SPPG juga tengah dalam proses pengajuan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“Kita tetap menjaga SOP dari relawan-relawan itu, menjaga kebersihan tempat, dan tetap mengacu pada juknis dari BGN. Untuk SLHS, kita sudah ajukan, masih dalam proses,” terangnya.
Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi, yang hadir dalam peresmian tersebut mengapresiasi kesiapan dapur SPPG Berkah Ibu. Ia menilai fasilitas, hingga tempat produksi memenuhi standar yang baik.
“Dapur MBG yang ada di Oro-oro Ombo bagus sekali. Hebat, saya salut. Saya Kepala Daerah ngacungi jempol dua. Mulai dari perangkatnya, pemasaknya, alatnya, tempatnya, itu bagus. Nanti akan saya evaluasi, saya cek semuanya. Yang belum sempurna, saya suruh menyempurnakan,” ungkapnya.
Maidi juga mengingatkan agar seluruh personel SPPG berhati-hati dalam proses memasak hingga penyajian makanan bergizi bagi penerima manfaat.
Sebagai upaya pengawasan, Maidi mengungkapkan berencana menambahkan kamera pengawas atau CCTV di area dapur. Ia menyebut pemantauan akan dilakukan secara langsung untuk memastikan proses memasak berjalan sesuai ketentuan.
“Saya pasangin CCTV, masaknya seperti apa nanti langsung saya lihat.” pungkasnya. (UF).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....