Dinkes Ngawi Gencar Pahamkan Keamanan Pangan Program MBG
- 30 Okt 2025 01:02 WIB
- Madiun
KBRN, Ngawi: Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi menegaskan pentingnya penerapan keamanan pangan dalam setiap tahapan penyediaan makanan, utamanya pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digalakkan pemerintah.
“Keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran,” kata Ketua Tim Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Rina Diyah Hapsari, Jumat (10/10/2025).
Menurutnya, cemaran dalam pangan dapat berasal dari tiga jenis, yakni biologis, kimia, dan fisik.
“Cemaran fisik contohnya ada rambut atau kerikil di nasi. Kalau cemaran biologis, misalnya di air terdapat bakteri patogen seperti Salmonella. Sedangkan cemaran kimia biasanya timbul dari proses memasak yang menimbulkan reaksi kimia tertentu,” jelasnya.
Ia menambahkan, fungsi utama keamanan pangan bukan hanya untuk melindungi keselamatan manusia, tetapi juga memastikan makanan tidak bertentangan dengan nilai agama, keyakinan, maupun budaya masyarakat.
Dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis, Dinas Kesehatan Ngawi berperan memberikan pelatihan terkait keamanan pangan bagi para pengelola dapur Satuan pelayanan pemenuhan Gizi (SPPG).
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa makanan yang disajikan dalam program MBG aman, bergizi, dan layak konsumsi. Karena kualitas pangan sangat menentukan keberhasilan program ini,” pungkas Rina.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk menekan angka stunting dan meningkatkan asupan gizi anak sekolah. Dengan penerapan standar keamanan pangan yang ketat, diharapkan program tersebut dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan risiko kesehatan bagi penerimanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....