Dinkes Ngawi Terus Dorong SPPG Miliki SLHS

  • 30 Okt 2025 00:20 WIB
  •  Madiun

KBRN, Ngawi: Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi terus memperkuat sistem keamanan pangan pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan membuka ruang bagi Satuan Pelayanan Pemunuhan Gizi (SPPG) untuk mengajukan pelatihan penjamah makanan sekaligus rekomendasi Sertifika Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Kabid SDM dan Farmasi Dinkes Ngawi, Dina Handayani menyampaikan, setiap SPPG memiliki sekitar 47 relawan yang berperan penting dalam penyediaan makanan untuk siswa. Karena itu peningkatan kapasitas SDM menjadi hal yang sangat krusial.

"Para penjamah makanan SPPG itu kita berikan pemaparan supaya dia mendapatkan bekal agar sesuai dengan standar. Kita terjasama dengan lintas bidang seperti dengan kesehatan lingkungan, sanitasi, kemudian dengan gizi,. SPPG ketika sudah mendapatkan pelatian, bisa mengajukan sertifikat higienis sanitasi," kata Dina, Kamis (2/10/2025).

Pelatihan yang dimaksud mencakup berbagai aspek mulai dari cara memilih bahan pangan yang layang dikonsumsi teknik penyimpanan yang aman, proses pengolahan, pengepakan, hingga distribusi makanan ke siswa. Dengan standar ini, resiko terjadinya kasus-kasus keracunan makanan dapat ditekan seminimal mungkin.

Selain melalui jalur pelatihan Dinkes juga menekankan pentingnya sertifikasi higiene sanitasi sebagai tolok ukur bahwa sebuah SPPG sudah memenuhi standar keamanan pangan. Sertifikat tersebut nantinya akan menjadi acuan bagi pengawasan lanjutan dan menjamin kepercayaan publik terhadap kualitas program MBG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....