Puluhan Pemudik di Ponorogo Difasilitasi Balik Gratis ke Jabodetebek
- 12 Apr 2025 08:54 WIB
- Madiun
KBRN, Ponorogo: Paguyuban TNI-Polri dan Putu Warok Ponorogo (PaTRIpurogo) memfasilitasi 49 pemudik yang hendak balik ke Jakarta dengan satu armada bus gratis, Minggu (6/4/2025). Bupati Sugiri Sancoko melepas langsung puluhan perantau asal Ponorogo yang selama ini berdomisili di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi (Jabodetabek) tersebut.
“Setelah sekian hari berada di kampung halaman, mereka harus kembali beraktivitas rutin di luar daerah. Selamat jalan, semoga selamat sampai tujuan. Kita bertemu lagi pada Lebaran tahun depan dengan keadaan yang lebih baik,’’ kata bupati sebagaimana dikutip dari website resmi Pemkab Ponorogo.
Menurut bupati dua periode itu, libur Lebaran yang relatif panjang memungkinkan pemudik lebih mudah mengatur jadwal dan memilih moda transportasi untuk pulang kampung atau kembali ke daerah perantauan. Antara naik kendaraan pribadi, bus umum, kereta api, bahkan naik motor berangkat serta pulang.
“Saya merasakan Lebaran yang lebih khidmat tahun ini. Sungguh tidak tega ketika melihat dulur-dulur harus berdesakan-desakan berebut naik angkutan umum untuk mudik dan balik,’’ ungkap Kang Giri.
Sementara itu, Jumeno, pengurus PaTRIpurogo, menerangkan bahwa fasilitas balik gratis naik bus itu atas kerja sama pihaknya dengan Pemprov Jawa Timur, Bank Jatim, dan Pemkab Ponorogo. Setiap Lebaran tiba, PaTRIpurogo berupaya menyediakan angkutan mudik dan balik gratis.
“Banyak warga yang ingin ikut, tahun ini hanya tersedia satu armada bus pemberangkatan dari Ponorogo ke Jakarta. Teman-teman akan bergabung dengan lima armada bus lainnya yang diberangkatkan dari Madiun,’’ terangnya.
Dia tidak memungkiri perjalanan mudik serta balik cukup menguras tenaga dan biaya. Tak urung, fasilitas fasilitas balik gratis itu membantu pemudik. Sebab, harga tiket pulang ke Jakarta selama tarif Lebaran di atas Rp500 ribu. Tak jarang, pemudik membawa enam anggota keluarganya saat pulang kampung.
“Uang untuk beli tiket dapat dimanfaatkan untuk biaya hidup selama di perantauan,” sebutnya.