Obyek Wisata Goa Jepang Terbengkalai? Begini Tanggapan Pemko

  • 28 Jan 2024 12:45 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe: Secara terpisah, saat dikonfirmasi RRI, Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemko Lhokseumawe, Darius, buka suara soal Taman Wisata Bukit Goa Jepang yang kini terbengkalai.

Darius tidak membantah jika disebut lokasi obyek wisata yang berlokasi di Gampoeng Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu itu, terkesan tidak terurus.

Ia menyampaikan, kalau saat ini di Lhokseumawe banyak bangunan atau sarana yang tidak terurus. Jadi, membutuhkan waktu untuk dibereskan satu persatu, sehingga terpaksa didahulukan mana yang telah menjadi skala prioritas.

"Seperti kita tahu bahwa saat ini Kota Lhokseumawe sedang devisit anggaran. Jadi, kita tidak bisa menganggarkan anggaran terkait perawatan dan operasional Wisata Bukit Goa Jepang", ujar Darius kepada RRI, saat dihubungi Minggu (28/1/2024).

Anggaran untuk membenahi Goa Jepang juga tidak diplot dalam anggaran 2023 maupun anggaran 2024. Sebab, ada program prioritas yang harus ditangani sesuai dengan instruksi Presiden RI.

"Diantaranya program penanganan stunting, inflasi dan pengentasan kemiskinan ekstrim", ungkapnya lagi.

Darius berharap, ada investor yang melirik potensi Bukit Goa Jepang. Karena pengembangan destinasi wisata ini, dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan daerah.

Destinasi wisata ini, merupakan bangunan peninggalan masa penjajahan Jepang yang digunakan sebagai tempat persembunyian, dan logistik tentara Dai Nippon. Kini, tempat bersejarah ini diubah menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Sementara diberitakan RRI sebelumnya, pengelola berharap agar Pemerintah Kota Lhokseumawe, dapat mengalokasikan anggaran untuk membuat sumur bor di lokasi tersebut.

Baca Juga: Obyek Wisata Goa Jepang Terbengkalai?

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....