800 Tahun Samudra Pasai, Marlina Muzakir Tekankan Pentingnya Warisan Sejarah
- 08 Sep 2026 13:22 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Aceh, Ny. Marlina Muzakir atau Marlina Usman, menghadiri malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun Samudra Pasai ke-800 yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Aceh Utara, Senin 7 September 2026.
Kehadiran Ketua TP PKK Aceh tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan delapan abad Samudra Pasai yang menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah peradaban Islam dan perdagangan di kawasan Asia Tenggara.
Dalam momentum tersebut, Ny. Marlina menilai perjalanan 800 tahun Samudra Pasai bukan sekadar catatan sejarah, tetapi merupakan warisan peradaban yang menjadi kebanggaan Aceh dan Indonesia.
Samudra Pasai dikenal sebagai salah satu pusat penting perkembangan Islam, perdagangan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan pada masa lalu. Jejak sejarah tersebut menjadi bagian penting dari identitas dan kekayaan budaya masyarakat Aceh.
Peringatan 800 tahun Samudra Pasai juga menjadi momentum untuk mengingat kembali kontribusi kerajaan tersebut dalam membangun peradaban di kawasan Nusantara.
Menurutnya, warisan sejarah yang dimiliki Aceh perlu terus dijaga dan dirawat agar tidak hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda.
Generasi penerus juga diharapkan dapat mengenal lebih dekat sejarah Samudra Pasai, sehingga memiliki rasa bangga terhadap daerah dan warisan peradaban yang dimiliki Aceh.
Momentum delapan abad Samudra Pasai sekaligus menjadi pengingat pentingnya memperkenalkan berbagai peninggalan sejarah kepada generasi masa depan melalui pendidikan, kebudayaan maupun kegiatan masyarakat.
Upaya tersebut dinilai penting untuk memastikan nilai-nilai sejarah dan budaya tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Peringatan Samudra Pasai ke-800 juga diharapkan dapat menjadi peluang untuk memperkuat sektor pariwisata sejarah dan budaya di Aceh Utara.
Dengan kekayaan sejarah yang dimiliki, kawasan Samudra Pasai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi di Aceh.
Selain memberikan nilai edukasi, pengembangan wisata sejarah juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di sekitar kawasan peninggalan Samudra Pasai.
Ny. Marlina berharap semangat kejayaan Samudra Pasai dapat terus diwariskan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat Aceh dalam membangun daerah.
Menurutnya, kemajuan Aceh harus berjalan seiring dengan upaya menjaga identitas, budaya, serta nilai-nilai sejarah yang telah diwariskan para pendahulu.
Delapan abad perjalanan Samudra Pasai menjadi refleksi bahwa Aceh memiliki sejarah panjang dalam perkembangan peradaban di Nusantara.
Karena itu, peringatan 800 tahun Samudra Pasai diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam merawat warisan sejarah dan membangun Aceh yang maju, bermartabat, dan berperadaban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....