Lanal Lhokseumawe Ekspedisi ke Air Terjun 7 Bidadari

  • 13 Apr 2025 11:23 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe : Di tengah rimbunnya hutan dan derasnya arus kehidupan, para prajurit tangguh Lanal Lhokseumawe menunjukkan semangat juang yang tak hanya berkobar di medan tugas, tapi juga dalam menjelajahi alam raya nusantara.

Dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Lhokseumawe, Kolonel Laut (P) Andi Susanto, rombongan pasukan penjaga teritorial lautan NKRI ini menembus pedalaman Aceh Utara dalam sebuah ekspedisi bermotor trail menuju permata tersembunyi Air Terjun 7 Bidadari.

Perjalanan ini bukan sekadar lintasan biasa. Dengan jarak tempuh sekitar 50 kilometer dari Markas Komando Lanal Lhokseumawe, medan yang dihadapi benar-benar menantang nyali dan ketangguhan.

Jalan berbatu, tanjakan curam, jalur berlumpur, hingga hutan lebat yang menyatu dengan langit Aceh. Namun bagi para penjaga samudera ini, setiap hambatan adalah panggilan untuk menaklukkan, setiap rintangan adalah ujian loyalitas terhadap alam dan sesama.

“Ini bukan hanya soal menjaga kebugaran fisik. Ini adalah tentang menyatu dengan bumi pertiwi, mempererat barisan, dan menyalakan kembali cinta terhadap negeri dari jantung alamnya,” ujar Kolonel Andi Susanto dengan sorot mata penuh semangat di sela gemuruh air terjun. Minggu 13/04/2025.

Setibanya di lokasi, suasana berubah menjadi hening penuh khidmat. Deru mesin digantikan oleh suara gemericik air yang jatuh dari tebing, udara pegunungan menyapu wajah-wajah penuh peluh, namun bercahaya bahagia. Para prajurit berdiri gagah di tengah pelukan alam, seolah mengukuhkan bahwa tentara laut bukan hanya pelindung samudera, tapi juga sahabat hutan, penjaga bumi.

Momentum ini bukan hanya sebagai jeda dari rutinitas militer, namun juga sebagai ritual jiwa recharge semangat, refleksi batin, dan bukti bahwa di balik kekuatan tempur, prajurit TNI AL menyimpan jiwa petualang, kebersamaan tanpa batas, dan rasa cinta mendalam terhadap alam Nusantara.

Air Terjun 7 Bidadari hari itu menjadi saksi bisu kekompakan, kedisiplinan, dan semangat juang keluarga besar Lanal Lhokseumawe. Sebuah langkah inspiratif yang diharapkan menjadi pemantik bagi instansi lain untuk lebih dekat dengan alam, menanamkan nilai-nilai persaudaraan, serta menjaga kebugaran dan solidaritas dalam bingkai petualangan yang bermakna.

Karena di setiap tetes keringat yang jatuh, di setiap jejak ban yang tertinggal di tanah, ada pesan yang mengalir, Prajurit sejati tak hanya menjaga lautan, tapi juga mencintai setiap jengkal bumi yang diperjuangkannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....