HUT ke-800 Samudera Pasai, Panitia Imbau Menjaga Ketertiban dan Nilai Syariat
- 07 Sep 2026 20:21 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara — Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-800 Samudera Pasai dan Kabupaten Aceh Utara resmi digelar melalui berbagai ajang kegiatan, mulai dari ziarah ke makam para leluhur, sidang paripurna di DPRK, pengibaran bendera, hingga gelaran event hiburan dan budaya (Piasan Pasai).
Kegiatan tersebut dipusatkan dilapangan Upacara Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Kecamatan Lhoksukon, yang berlangsung pada tanggal 7 hingga 13 September 2026,
Ketua Panitia HUT ke-800 Samudera Pasai dan Aceh Utara, M Jhoni, S.H, didampingi Bendahara Muslim Syamsuddin., menyampaikan bahwa seluruh persiapan kegiatan telah dirancang dengan matang dan dijadwalkan berlangsung hingga tanggal 13 mendatang.
"Alhamdulillah, kami atas nama panitia sudah mendesain rangkaian acara dari kemarin sampai tanggal 13 nanti. Dimulai dengan ziarah ke makam leluhur, dilanjutkan sidang paripurna, dan hari ini kita laksanakan upacara pengibaran bendera Aceh Utara. Nanti malam juga dilanjutkan dengan pembukaan event Piasan Pasai," kata M. Jhoni. Senin 7 September 2026.
Ia mengungkapkan, momen peringatan 800 tahun ini memilik tujuan penting, yakni sebagai media edukasi dan pewarisan nilai-nilai sejarah bagi generasi muda agar dapat meneladani kejayaan para leluhur (endatu) di masa lampau.
"Tujuannya adalah kita ingin mewariskan kejayaan indatu kita dulu. Samudera Pasai dahulunya megah di semua sektor, terutama dalam hal keagamaan sebagai asal mula syiar Islam di Nusantara. Peringatan ini menjadi tempat berkaca dari sejarah 800 tahun yang lalu untuk melangkah jauh ke depan," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, M. Jhoni juga mengimbau dan memohon dukungan dari seluruh lapisan masyarakat serta pihak terkait untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama jalannya rangkaian acara, khususnya dalam menegakkan nilai-nilai Syariat Islam.
"Kami sangat berharap dukungan dari semua pihak dari segi keamanan di semua sektor, terutama keamanan di bidang Syariat Islam. Ini penting agar acara yang mulia ini tidak tercemar oleh hal-hal yang tercela," tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....