Sulit Tidur karena Pikiran Berat? Coba Biasakan Memaafkan sebelum Tidur
- 29 Mei 2026 05:50 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID Lhokseumawe - Memaafkan kesalahan orang lain sebelum tidur menjadi kebiasaan sederhana yang mulai banyak dibahas karena dinilai memberi dampak baik bagi kesehatan mental. Tidak sedikit orang yang memilih mengakhiri hari dengan mencoba mengikhlaskan rasa marah maupun kecewa agar hati terasa lebih tenang saat beristirahat di malam hari.
Mahasiswi , Rayya, mengatakan memaafkan orang lain sebelum tidur membuat pikirannya terasa lebih lega dan tidak terbebani saat bangun keesokan harinya. Menurutnya, menyimpan rasa kesal terlalu lama justru membuat suasana hati menjadi buruk dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Hal serupa juga disampaikan seorang akuntan bernama Rika. Ia menilai memaafkan bukan berarti melupakan semua kesalahan, tetapi lebih kepada memberi ketenangan untuk diri sendiri. Rika mengaku dirinya merasa lebih nyaman dan mudah tidur ketika tidak membawa rasa marah hingga larut malam.
Dalam ajaran Islam, memaafkan sesama juga menjadi sikap yang dianjurkan. Umat Muslim diajarkan untuk memiliki hati yang lapang dan tidak menyimpan dendam berkepanjangan. Selain itu, sebelum tidur banyak orang juga membiasakan berdoa dan introspeksi diri sebagai bentuk memperbaiki hubungan dengan sesama maupun kepada Allah SWT.
Rayya dan Rika berharap kebiasaan saling memaafkan bisa lebih sering diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah kesibukan dan tekanan aktivitas saat ini. Selain membantu menjaga hubungan dengan orang lain, memaafkan juga dinilai dapat membuat hati lebih tenang dan pikiran menjadi lebih positif saat menjalani hari berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....