Samsung A37 vs A57: Jangan Salah Pilih

  • 30 Apr 2026 10:28 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Diangkat dari ulasan YouTube GadgetIn, kehadiran Samsung Galaxy A37 5G seharusnya jadi alternatif lebih hemat dari Galaxy A57. Namun kenyataannya, selisih harga yang hanya sekitar satu jutaan justru membuat posisinya jadi serba tanggung. Dengan harga di kisaran 5,8–5,9 juta untuk varian 8/256GB, A37 langsung dihadapkan pada pilihan yang lebih “menggoda” di atasnya.

Dari sisi desain, Galaxy A37 memang terlihat modern dan sekilas mirip dengan A57. Namun ketika dibandingkan langsung, perbedaannya mulai terasa. A57 hadir dengan bodi yang lebih tipis, lebih ringan, dan sudah menggunakan frame metal, sementara A37 masih mengandalkan material plastik. Keduanya memang sudah sama-sama tahan air dengan rating IP68, tetapi dari kesan premium di tangan, A57 jelas lebih unggul.

Masuk ke bagian layar, A37 sebenarnya sudah cukup baik dengan panel Super AMOLED, resolusi Full HD, dan refresh rate 120Hz. Brightness-nya juga tinggi dan masih nyaman digunakan di luar ruangan. Namun lagi-lagi, ketika disandingkan dengan A57, bezel A37 terlihat lebih tebal dan terasa seperti desain generasi sebelumnya. Secara visual, A57 tampil lebih modern dan enak dipandang.

Performa menjadi salah satu titik yang cukup krusial. Galaxy A37 menggunakan chipset Exynos 1480 yang merupakan generasi sebelumnya, sementara A57 sudah memakai Exynos terbaru. Perbedaannya bukan sekadar angka—secara penggunaan nyata, A57 bisa 20–30% lebih kencang. Untuk penggunaan harian memang masih aman, tetapi saat masuk ke gaming, A37 mulai kewalahan. Bahkan muncul fenomena unik: performa awal terasa kurang stabil, lalu justru lebih lancar setelah perangkat mulai panas. Sayangnya, suhu tinggi hingga mendekati 48 derajat membuat pengalaman gaming jadi kurang nyaman.

Dari sisi kamera, konfigurasi A37 sebenarnya tidak buruk. Kamera utama 50MP mampu menghasilkan foto yang konsisten dengan karakter khas Samsung—cerah dan aman di berbagai kondisi. Namun pada kamera ultrawide, resolusinya lebih kecil dibanding A57. Menariknya, hasil foto tidak selalu kalah, bahkan dalam beberapa kondisi bisa menyaingi atau sedikit lebih tajam. Meski begitu, hasilnya cenderung tidak konsisten dan sulit diprediksi.

Hal lain yang cukup mencolok adalah kualitas speaker. Dalam pengujian, A37 tertinggal cukup jauh dari A57. Padahal di kelas harga ini, kualitas audio mulai jadi pertimbangan penting, apalagi untuk konsumsi konten harian.

Jika dibandingkan dengan Galaxy A56, yang notabene adalah seri tahun lalu dengan harga mirip, posisi A37 makin terjepit. A56 menawarkan build quality lebih premium dengan frame metal dan performa yang lebih kencang. Sementara A37 hanya unggul di software yang lebih baru dan ketahanan air yang sedikit lebih baik. Selebihnya, A56 justru terasa lebih “worth it” untuk dipilih.

Pada akhirnya, kesimpulan yang ditarik cukup tegas. Galaxy A37 5G bukan pilihan yang buruk, tetapi di harga sekarang, ia sulit direkomendasikan. Jika budget benar-benar mentok di angka 5 jutaan dan tetap ingin Samsung, A56 bisa jadi pilihan yang lebih masuk akal. Namun jika masih bisa menambah sekitar satu juta, Galaxy A57 adalah opsi yang jauh lebih layak untuk jangka panjang.

Ini jadi pengingat penting bahwa dalam membeli smartphone, selisih harga kecil bisa membawa perbedaan pengalaman yang cukup besar. Jadi daripada menyesal di kemudian hari, kadang menunggu dan menambah sedikit budget justru jadi keputusan yang lebih bijak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....