Overthinking tengah Malam: Musuh Diam-Diam Anak Muda

  • 15 Apr 2026 21:45 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID Lhokseumawe - Saat malam tiba dan suasana mulai tenang, tidak sedikit anak muda justru merasa pikirannya semakin ramai. Hal-hal kecil yang terjadi sepanjang hari, tugas kuliah, masalah pertemanan, hingga kekhawatiran soal masa depan sering muncul tiba-tiba menjelang tidur. Kondisi ini dikenal sebagai overthinking, dan kini menjadi salah satu hal yang cukup sering dialami generasi muda.

Overthinking di malam hari biasanya terjadi karena otak tidak lagi sibuk dengan aktivitas seperti pada siang hari. Saat tubuh mulai beristirahat, pikiran justru punya ruang untuk memikirkan banyak hal sekaligus. Akibatnya, seseorang bisa sulit tidur, merasa cemas, bahkan bangun dalam kondisi lelah keesokan harinya.

Izza, seorang mahasiswi yang harus jauh dari keluarga, mengaku sering mengalami hal tersebut terutama saat ada banyak tugas dan deadline. Menurutnya, malam hari justru menjadi waktu di mana pikirannya terasa semakin aktif. “Kadang mau tidur malah kepikiran tugas, nilai, sampai hal-hal kecil yang sebenarnya nggak terlalu penting. Akhirnya jadi susah tidur,” ujarnya.

Hal serupa juga dirasakan Malik seorang mahasiswa ia embagikan cerita, overthinking sering muncul ketika terlalu lama bermain media sosial sebelum tidur. Melihat pencapaian orang lain, kehidupan teman-teman, atau berita yang sedang viral sering membuat dirinya tanpa sadar membandingkan hidup sendiri. “Kadang lihat orang lain kayak sudah berhasil semua, sementara kita masih bingung mau ke mana. Dari situ mulai kepikiran macam-macam,” katanya.

Meski terlihat sepele, overthinking yang terus terjadi bisa berdampak pada kesehatan mental dan fisik. Seseorang bisa menjadi lebih mudah lelah, sulit fokus, gampang emosi, hingga kehilangan semangat menjalani aktivitas sehari-hari. Karena itu, penting untuk mulai mengatur waktu istirahat, mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur, dan mencoba menenangkan pikiran dengan aktivitas ringan seperti mendengarkan musik atau menulis jurnal.

Pada akhirnya, memikirkan masa depan memang penting, tetapi memberi waktu bagi diri sendiri untuk beristirahat juga tidak kalah penting. Anak muda perlu memahami bahwa tidak semua hal harus selesai dalam satu malam. Kadang, tidur cukup dan pikiran yang lebih tenang justru bisa membantu menemukan solusi dengan lebih baik.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....