Ramadhan dan Lonjakan Sampah Harian
- 26 Feb 2026 10:19 WIB
- Lhokseumawe
Bulan Ramadhan identik dengan meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat, terutama saat berbuka puasa dan sahur. Berbagai jenis makanan dan minuman disiapkan dalam jumlah besar, baik di rumah maupun di pasar takjil. Kondisi ini secara tidak langsung menyebabkan volume sampah rumah tangga meningkat, terutama dari kemasan plastik dan sisa makanan.
Kebiasaan membeli makanan berlebihan sering menjadi penyebab utama bertambahnya sampah selama Ramadhan. Banyak orang tergoda membeli berbagai hidangan tanpa mempertimbangkan kebutuhan sebenarnya. Akibatnya, makanan yang tidak habis terbuang percuma dan menambah beban lingkungan.
Selain itu, penggunaan kemasan sekali pakai juga meningkat tajam. Kantong plastik, wadah styrofoam, dan botol minuman menjadi jenis sampah yang paling banyak ditemukan. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah tersebut dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat.
Ramadhan seharusnya menjadi momentum untuk hidup lebih sederhana dan bijak dalam mengonsumsi sesuatu. Mengurangi penggunaan plastik, membawa wadah sendiri, serta mengolah sisa makanan menjadi langkah kecil yang dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan. Kesadaran bersama sangat diperlukan agar keberkahan Ramadhan tidak diiringi dengan kerusakan alam.
Mari tingkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menyaksikan program Lhokseumawe Pagi Ini Edisi Kamis 26 Februari 2026 di YouTube RRI Lhokseumawe dengan tema "Volume Sampah Meningkat di Bulan Ramadhan" bersama narasumber Dahlan M. Isa (Pemerhati Lingkungan Hidup).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....