RRI.CO.ID, Lhokseumawe-Menahan amarah adalah salah satu tanda kekuatan diri yang sesungguhnya. Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang pasti pernah menghadapi situasi yang memancing emosi, baik karena perkataan orang lain maupun keadaan yang tidak sesuai harapan. Namun, orang yang mampu mengendalikan amarahnya menunjukkan kedewasaan dan kebijaksanaan dalam bersikap.
Kemampuan menahan amarah tidak berarti memendam perasaan tanpa solusi, melainkan mengelola emosi agar tidak melukai diri sendiri dan orang lain. Dengan bersabar dan menenangkan diri, seseorang dapat berpikir lebih jernih sebelum bertindak. Sikap ini membantu mencegah penyesalan akibat ucapan atau tindakan yang dilakukan saat emosi memuncak.
Dalam ajaran agama, menahan amarah termasuk akhlak mulia yang sangat dianjurkan. Orang yang mampu memaafkan dan tetap berbuat baik meski disakiti akan mendapatkan ketenangan hati. Selain itu, hubungan dengan sesama pun menjadi lebih harmonis karena tidak dipenuhi konflik yang berkepanjangan.
Melatih diri untuk mengendalikan emosi bisa dimulai dari hal sederhana, seperti menarik napas dalam-dalam, berdiam sejenak, atau mengalihkan perhatian pada hal positif. Dengan kebiasaan ini, seseorang akan semakin kuat menghadapi berbagai ujian kehidupan tanpa harus meluapkannya dengan kemarahan.
Mari ambil pelajaran berharga tentang keutamaan menahan amarah dengan menyaksikan program Mutiara Pagi - Edisi Kamis 19 Februari 2026 di YouTube RRI Lhokseumawe dengan tema "Orang Yang Menahan Amarah" bersama narasumber Ustadz Khairunnasri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....