Putus Asa Dalam Pandangan Islam

  • 17 Nov 2025 11:08 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe : Belakangan, sering sekali kita melihat banyak kejadian diluar nalar manusia, yang disebabkan oleh keputusasaan seseorang. Benar saja, putus asa adalah salah satu sifat negatif yang sangat dilarang dalam ajaran Islam. Sikap ini muncul ketika seseorang merasa tidak ada lagi jalan keluar dari masalah yang dihadapi, hingga memilih untuk berhenti berusaha. Dalam kehidupan sehari-hari, putus asa tidak hanya melemahkan mental seseorang, tetapi juga memengaruhi semangat untuk bertindak dan memperbaiki keadaan. Islam menekankan bahwa selama seseorang masih bernyawa, selalu ada harapan dan peluang untuk bangkit dari kesulitan.

Al-Qur’an secara tegas melarang sikap putus asa. Dalam Surah Yusuf ayat 87, Allah berfirman: “Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada yang berputus asa dari rahmat Allah kecuali kaum yang kafir.” Ayat ini menunjukkan betapa beratnya larangan tersebut, karena putus asa berarti seseorang tidak lagi meyakini keluasan rahmat dan pertolongan Allah. Sementara itu, Surah Az-Zumar ayat 53 juga mengingatkan bahwa Allah mengampuni seluruh dosa bagi hamba-Nya yang mau kembali, sehingga tidak ada alasan untuk menyerah dalam memperbaiki diri.

Hadits Nabi Muhammad SAW pun memperkuat larangan terhadap sikap putus asa. Rasulullah SAW bersabda bahwa seorang mukmin harus selalu optimis dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi cobaan. Dalam riwayat Muslim, disebutkan bahwa “Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin, semua urusannya baik...” yang menggambarkan bahwa segala sesuatu yang dialami seorang mukmin, baik senang maupun susah, adalah kesempatan untuk memperoleh kebaikan. Sikap ini menunjukkan bahwa Islam ingin umatnya terus berusaha dan bertawakal, bukan berhenti di tengah jalan.

Maka bisa kita pahami bersama, bahwa putus asa bukanlah pilihan dalam Islam. Setiap kesulitan yang datang merupakan ujian yang diberikan sesuai kemampuan hamba-Nya, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 286. Umat Islam diajak untuk tetap melangkah, menjaga keyakinan, berdoa, dan berusaha sekuat tenaga. Harapan selalu terbuka selama seseorang masih percaya pada rahmat Allah yang tidak pernah putus. Bersemangat, kawan!

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....