Presiden Persiraja Gugat Wasit Cahya Sugandi ke Satgas Anti Mafia Bola
- 06 Mar 2024 16:01 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe: Manajemen tim Persiraja Banda Aceh akan mengambil langkah hukum menyikapi keputusan kontroversial wasit Cahya Sugandi.
Persiraja merasa dirugikan atas kepemimpinan wasit tersebut pertandingan Play Off Promosi Liga 2 2023/2024, yang mempertemukan Persiraja vs Malut United, di Stadion Langsa pada Selasa, 5 Maret 2024.
Persiraja berencana melaporkan Cahya Sugandi kepada Komite Wasit PSSI dan Satgas Anti Mafia Bola.
Laga perebutan tempat ketiga Liga 2 itu, Cahya Sugandi, juga bersama Asisten Wasit 1, Wisda Firmada, dan Asisten Wasit 2, Hendra Cipta Nasution. Sedangkan Wasit cadangan, Axel Febrian. Serta penilai wasit, Alil Rinenggo.
Presiden Persiraja, H. Nazaruddin (Dek Gam), Rabu (6/3/2024) kepada media menyebut, disamping merugikan Persiraja, wasit memancing amarah pendukung Persiraja yang hadir di stadion.
"Kami melaporkan wasit tersebut karena sangat kecewa dengan keputusan-keputusan yang diambil dalam pertandingan Persiraja vs Malut United. Kami merasa bahwa ini adalah langkah yang harus kami ambil untuk menjaga integritas kompetisi dan marwah Aceh dalam tim Persiraja," ujar Dek Gam yang juga Anggota Komisi III DPR RI.
Dalam upaya untuk memastikan keadilan dan integritas kompetisi, Persiraja akan segera mengajukan laporan resmi kepada Komite Wasit PSSI.
"Kita juga akan melibatkan Satgas Anti Mafia Bola dan kepolisian sebagai mitra kerja Komisi III DPR RI, untuk menyelidiki apakah ada indikasi pengaruh atau intervensi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dalam pertandingan tersebut," tegasnya.
Langkah Persiraja ini mendapat dukungan luas dari para penggemar dan pihak-pihak terkait dalam dunia sepak bola Aceh dan Indonesia. Mereka berharap agar tindakan ini dapat menghasilkan perubahan positif dalam penegakan aturan dan keadilan dalam kompetisi sepak bola Tanah Air.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....