Juara di GBK, Justin Hubner Balas Selebrasi Pemain Vietnam: Siapa Raja Sesungguhnya?

  • 06 Okt 2026 16:50 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, JAKARTA – Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi Timnas Indonesia. Momen perayaan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam, juga menjadi panggung bagi Justin Hubner untuk menghidupkan kembali rivalitasnya dengan pemain Vietnam, Nguyen Hai Long.

Dalam perayaan setelah Indonesia memastikan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2, Hubner terlihat menirukan gaya selebrasi Hai Long. Bek Timnas Indonesia itu menunjuk logo FIFA ASEAN Cup 2026 yang berada di bagian lengan seragamnya, kemudian membentangkan kedua tangan sambil memasang ekspresi yang menyerupai selebrasi pemain Vietnam tersebut.

Aksi Hubner itu merujuk pada momen ketika Hai Long melakukan selebrasi dengan menunjuk patch emas di lengannya setelah mencetak gol saat Vietnam mengalahkan Indonesia 3-0 pada fase grup ASEAN Cup 2026, 3 Agustus lalu. Momen tersebut kemudian menjadi salah satu bagian dari rivalitas kedua pemain di media sosial.

Perseteruan keduanya berlanjut setelah pertandingan tersebut. Hubner sebelumnya menyinggung kemenangan Vietnam melalui media sosial dan menyebut keberhasilan tersebut diraih dalam turnamen yang bukan agenda resmi FIFA.

Hai Long kemudian merespons dengan pertanyaan singkat, “Siapa yang raja?” disertai emoji tertawa, sebagaimana diberitakan Okezone.

Pertanyaan tersebut akhirnya kembali muncul setelah Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Hubner mengunggah foto selebrasinya di media sosial dengan tulisan, “But who is real King?”

Dalam konteks pertandingan, Indonesia memang memiliki alasan untuk merayakan gelar tersebut. Garuda menjuarai edisi perdana FIFA ASEAN Cup setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti, setelah kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit.

Keberhasilan itu juga menjadi gelar pertama Indonesia pada turnamen senior Asia Tenggara setelah penantian panjang. Indonesia memastikan trofi setelah seluruh eksekutor penalti yang ditunjuk berhasil menjalankan tugas, sebelum kiper Emil Audero menggagalkan penalti terakhir Thailand.

Bukan hanya melalui unggahan media sosial, Hubner juga menyampaikan pesan langsung dalam perayaan di SUGBK. Bek Timnas Indonesia itu meminta negara-negara lain memberikan penghormatan kepada Indonesia dan menyebut Garuda sebagai raja sesungguhnya.

“Kepada semua negara ini, hargai nama ini, ya. Hey kalian semua, kamilah raja sesungguhnya. Kalian terlalu banyak bicara. Kamilah raja sesungguhnya. Indonesia!” kata Hubner dalam perayaan juara, sebagaimana dikutip detikSport.

Selebrasi tersebut membuat perseteruan “siapa raja” antara Hubner dan Hai Long kembali menjadi sorotan. Bedanya, kali ini Hubner menyampaikan respons tersebut setelah Indonesia mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup di kandang sendiri.

Sementara Vietnam sendiri tidak mencapai final. Indonesia melaju hingga pertandingan puncak dan keluar sebagai juara, sedangkan Vietnam kemudian menelan kekalahan dari Malaysia dalam perebutan tempat ketiga.

Bagi Hubner, selebrasi tersebut menjadi penutup tersendiri dari rivalitas di media sosial yang sebelumnya bermula dari satu perayaan gol. Kali ini, logo yang ditunjuk Hubner bukan sekadar patch di lengan, tetapi bagian dari trofi yang baru saja dimenangkan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....