Analisis Taktik Spanyol Kalahkan Inggris 3-2, Mental Juara di UEFA Nations League

  • 29 Sep 2026 21:27 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhoksumawe - Tim Nasional Spanyol berhasil menaklukkan Inggris dengan skor tipis 3-2 dalam laga sengit penuh drama pada ajang UEFA Nations League Minggu dinihari 27 September 2026. Kemenangan dramatis skuad La Furia Roja ini menjadi bukti nyata kokohnya mentalitas bertanding serta taktik jitu pelatih Luis de la Fuente dalam meredam agresivitas tim asuhan Thomas Tuchel.

Melansir analisis taktik dari kanal YouTube Ruang Taktik, laga ini memperlihatkan adu strategi tingkat tinggi. Spanyol berhasil membuka keunggulan lebih dulu lewat gol cepat bintang muda mereka, Lamine Yamal. Gol pembuka ini tercipta berkat pressing cerdas yang menghukum kesalahan build-up lini belakang Inggris dari area penjaga gawang.

Meski unggul lebih dulu, Spanyol tetap mempertahankan identitas permainannya. Mereka menguasai jalannya pertandingan dengan tenang melalui skema umpan-umpan pendek yang diotaki oleh Rodri dan kawan-kawan. Skema formasi 1-4-2-4 kerap diperagakan Spanyol untuk memancing barisan gelandang Inggris agar keluar dari posisinya.

Inggris tidak tinggal diam. Merespons dominasi penguasaan bola lawan, Thomas Tuchel menerapkan struktur pertahanan 4-4-2 dengan sistem penjagaan ketat (man-to-man). Strategi Inggris yang berfokus pada efektivitas serangan transisi akhirnya membuahkan hasil. Anthony Gordon sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memaksimalkan umpan terobosan mematikan dari Jude Bellingham.

Momentum pertandingan bahkan sempat berbalik ke kubu The Three Lions. Sebuah serangan balik cepat berujung pada gol bunuh diri Marc Cucurella yang gagal mengantisipasi sundulan Harry Kane, membuat Inggris berbalik unggul 2-1. Skuad asuhan Tuchel nyaris memperlebar jarak dan membunuh pertandingan, namun sayang, eksekusi penalti Harry Kane gagal membuahkan gol ketiga.

Dalam ulasan Ruang Taktik, tertinggal di bawah tekanan tinggi tidak membuat mental juara Spanyol goyah. Mereka terbukti tetap tenang dan disiplin memainkan build-up pendek dari bawah. Kepanikan justru kembali terjadi di lini pertahanan Inggris yang sukses dimanfaatkan oleh Dani Olmo. Bola hasil curiannya langsung dikirim sebagai umpan silang akurat yang diselesaikan lewat sontekan Ferran Torres, membuat kedudukan kembali imbang 2-2.

Puncak kejeniusan taktik pelatih De La Fuente terlihat pada keputusannya melakukan pergantian pemain. Masuknya Mikel Oyarzabal terbukti menjadi kunci kemenangan. Lewat kepiawaiannya mencari ruang kosong di antara barisan bek Inggris, Oyarzabal sukses menerima umpan matang dari Ferran Torres dan menaklukkan kiper James Trafford, mengunci kemenangan 3-2 untuk Spanyol.

Kanal YouTube Ruang Taktik menyimpulkan bahwa filosofi sepak bola ala De La Fuente sama sekali belum pudar. Kemampuan timnas Spanyol dalam melakukan progresi bola menembus ruang-ruang sempit, dipadukan dengan mentalitas baja saat tertinggal, terbukti menjadi senjata mematikan yang sukses membungkam perlawanan sengit Inggris di laga bergengsi ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....