Manchester City Terancam Kehilangan Gelar akibat Sanksi, Siapa Juara Barunya?
- 28 Sep 2026 13:34 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Manchester City dilaporkan dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 tuduhan dalam kasus finansial Premier League. Jika pada akhirnya sanksi mencakup pencabutan gelar, sejumlah klub bisa berpotensi mendapat status juara secara retrospektif.
Namun, merangkum informasi dari sejumlah sumber termasuk SportsMole, SportsIlustrated, dan YahooSports, pencabutan gelar belum diputuskan. Proses sanksi masih berjalan dan City masih memiliki jalur banding.
Tuduhan utama terkait informasi keuangan mencakup sembilan musim, 2009/10 hingga 2017/18. Tuduhan lain memiliki rentang berbeda, termasuk dugaan pelanggaran aturan UEFA pada 2013/14-2017/18 serta Profitability and Sustainability Rules pada 2015/16-2017/18.
Dalam periode tersebut, Manchester City meraih tiga gelar Premier League. Ketiganya adalah 2011/12, 2013/14 dan 2017/18.
Jika ketiga gelar tersebut dicabut dan kemudian diberikan kepada runner-up, Manchester United berpotensi mendapat dua gelar tambahan, sementara Liverpool berpotensi mendapat satu.
Tetapi perlu ditegaskan, runner-up tidak otomatis menjadi juara jika gelar juara dicabut. Itu tetap membutuhkan keputusan resmi mengenai status trofi.
Premier League sendiri masih berada dalam proses penentuan sanksi, sementara Manchester City memiliki hak untuk mengajukan banding setelah keputusan dijatuhkan. Bentuk hukuman juga tidak otomatis berupa pencabutan gelar.
Menurut aturan Premier League, komisi independen dapat menjatuhkan berbagai bentuk sanksi, termasuk pengurangan poin, denda, pembekuan atau pembatalan registrasi pemain, hingga merekomendasikan pengusiran klub dari Premier League. Karena itu, pertanyaan mengenai siapa yang akan menjadi juara baru masih berada pada tahap skenario.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....