Turnamen Bola Kaki Tingkat MI se-Kabupaten Bireun, Resmi Bergulir

  • 04 Agt 2026 12:25 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Bireuen - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen melalui Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K2M) MI menggelar Turnamen Sepak Bola Mini (Mini Soccer) Antar Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Bireuen Tahun 2026 dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Amal Bakti (HAB) ke-81 Kementerian Agama RI.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Mini Soccer Lhok Awe Awe tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST, Selasa, 4 Agustus 2026.

Kakankemenag Bireuen, Dr H Zulkifli SAg MPd dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi wadah pembinaan karakter, sportivitas, disiplin, kerja sama tim, serta pengembangan bakat dan minat peserta didik di bidang olahraga sejak usia dini.

Ia menjelaskan, turnamen yang berlangsung selama tiga hari, 4–6 Agustus 2026, diikuti oleh 58 klub dari Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Bireuen. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan antusiasme besar madrasah dalam mendukung pembinaan prestasi nonakademik.

"Melalui turnamen ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai sportivitas, kedisiplinan, kerja sama tim, dan jiwa kompetisi yang sehat kepada peserta didik, sehingga kelak tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berkarakter, dan berakhlak mulia," ujar Kakankemenag.

Selain sebagai ajang olahraga, menurutnya kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara madrasah, Kelompok Kerja Kepala Madrasah, serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen. Ia berharap turnamen ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola berprestasi dari madrasah.

Sementara itu, Bupati Bireuen, Mukhlis dalam arahannya mengapresiasi terselenggaranya turnamen tersebut sebagai kegiatan positif yang tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga membentuk karakter generasi muda. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat kebersamaan selama mengikuti pertandingan.

"Turnamen ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, mempererat persaudaraan, serta melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi dari madrasah. Bertandinglah dengan menjunjung tinggi sportivitas dan fair play," pesan Bupati.

Bupati berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan peserta didik dan penguatan prestasi madrasah di Kabupaten Bireuen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....