Stadion Azteca: Saksi Bisu Sejarah Piala Dunia
- 05 Jun 2026 17:44 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Estadio Azteca di Mexico City resmi menjadi panggung pembuka Piala Dunia 2026. Stadion legendaris ini akan menggelar laga perdana antara Meksiko dan Afrika Selatan pada Jumat, 12 Juni 2026 pukul 02.00 WIB.
Berlokasi di kawasan Coyoacan, Santa Ursula Coapa, Estadio Azteca memiliki kapasitas sekitar 83.000 penonton. Namun, stadion ini bukan hanya dikenal karena ukurannya yang megah. Azteca juga menyimpan sejarah panjang yang menjadikannya salah satu stadion paling ikonik di dunia.
Dibangun sejak tahun 1961 dan diresmikan pada 29 Mei 1966, stadion ini telah beberapa kali mengalami renovasi untuk mengikuti perkembangan zaman. Meski terus diperbarui, nilai sejarah yang melekat di dalamnya tetap terjaga.
Estadio Azteca menjadi saksi kejayaan legenda Brasil, Pele, saat membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 1970. Pada laga final, Brasil mengalahkan Italia dengan skor 4-1. Pele turut mencetak gol dan membantu Brasil meraih gelar yang membuat trofi Jules Rimet menjadi milik mereka untuk selamanya.
Enam belas tahun kemudian, stadion yang sama kembali mencatat sejarah melalui aksi Diego Armando Maradona. Pada Piala Dunia 1986, Maradona mencuri perhatian dunia lewat gol kontroversial "Tangan Tuhan" saat Argentina menghadapi Inggris di perempat final. Ia kemudian membawa Argentina menjuarai turnamen setelah mengalahkan Jerman Barat di partai final yang juga berlangsung di Azteca.
Kini, Estadio Azteca kembali menjadi sorotan dunia sebagai venue pembuka Piala Dunia 2026. Dengan warisan sejarah yang begitu besar, stadion ini bukan sekadar arena pertandingan, melainkan simbol perjalanan panjang sepak bola dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....