Jeremy Jacquet, Alasan Liverpool Berani Tebus Mahal

  • 03 Feb 2026 16:30 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Liverpool kembali membuat kejutan besar di bursa transfer dengan merekrut Jeremy Jacquet dari Rennes. The Reds rela mengeluarkan dana mencapai 60 juta paun atau sekitar Rp1,3 triliun untuk bek tengah berusia 20 tahun tersebut.

Nilai transfer tersebut menjadikan Jeremy Jacquet sebagai salah satu pemain bertahan termahal yang pernah didatangkan Liverpool. Keputusan ini memunculkan tanda tanya karena Jacquet masih tergolong muda dan belum berpengalaman di kompetisi elite Eropa.

Namun Liverpool menilai Jacquet sebagai investasi jangka panjang yang sangat menjanjikan. Kehadirannya diharapkan menambah kedalaman lini belakang yang selama ini bergantung pada Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate.

Jeremy Jacquet merupakan produk murni akademi Rennes yang berkembang pesat dalam dua musim terakhir. Sejak pertengahan musim lalu, ia langsung dipercaya menjadi pilihan utama di jantung pertahanan klub Ligue 1 tersebut.

Pada musim ini, Jacquet telah mencatatkan 18 penampilan di Ligue 1 bersama Rennes. Bek kelahiran Bondy itu mencuri perhatian berkat kekuatan fisik dan konsistensinya dalam duel satu lawan satu.

Data dari BBC menunjukkan Jeremy Jacquet memiliki statistik duel yang sangat impresif. Ia memenangi 75,51 persen duel udara, menjadikannya pemain terbaik kedua Ligue 1 dalam kategori tersebut.

Tak hanya di udara, Jacquet juga unggul dalam duel di lapangan. Persentase duel suksesnya mencapai 67,23 persen dan menempatkannya di peringkat ketiga terbaik Ligue 1.

Pengamat sepakbola Prancis, Julien Laurens, menyebut Jacquet sebagai bek tengah terbaik di generasinya. Ia menilai Jacquet memiliki kombinasi ideal antara tinggi badan, kecepatan, dan kekuatan fisik.

Laurens juga menyoroti kemampuan membaca permainan dan kontrol bola Jacquet yang sudah di atas rata-rata. Meski begitu, ia mengakui aspek ball-playing masih perlu diasah lebih lanjut.

Liverpool pun diyakini siap membentuk Jeremy Jacquet menjadi bek kelas dunia. Dengan bimbingan yang tepat, Jacquet berpotensi mengikuti jejak Virgil van Dijk sebagai tembok kokoh pertahanan Si Merah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....