Tragedi Sungai Rayap, Remaja Lompat, Lalu Tenggelam

  • 21 Jan 2024 23:43 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe: Seorang remaja ditemukan meninggal dunia di obyek wisata pemandian Sungai Rayap, Gampoeng Panton Rayeuk I, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Minggu (21/1/2024).

Remaja bernama Muhammad Fasya (15) itu dilaporkan tenggelam, sekira pukul 13.45 WIB.

Menurut keterangan saksi mata, sebelum tenggelam, korban bersama 20 orang temannya, mandi di sungai tersebut pakai pelampung.

Anehnya, korban memberikan pelampung kepada rekannya, beranjak ke tepi sungai, lalu memanjat pohon dan melompat ke sungai dari atas dahan pohon.

Ketika melompat dari atas pohon korban, masih tampak berenang ke pinggir. Namun, sekitar jarak 1,5 meter dari tepi sungai, korban tidak sanggup lagi berenang dan tenggelam.

Melihat kejadian itu, rekan korban berusaha menolong serta meminta pertolongan warga.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto melalui Kapolsek Kuta Makmur, Ipda Fadhulillah mengatakan, kedalaman air Sungai Rayap sekitar 5-8 Meter.

"Rekan korban tidak berani menyelam lebih dalam", sebut Ipda Fadhulillah.

Salah seorang warga setempat, Marzuki, yang mendengar teriakan teman korban, seketika melompat dan menyelam untuk menolong.

"Korban tersangkut dengan dahan-dahan pohon, dan batu yang berada di kedalaman 3 meter", ungkap Kapolsek.

Akibat tersangkut dengan dahan-dahan kayu dan batu karang di dalam sungai, membuat warga terkendala saat mengevakuasi korban.

Sehingga, korban berada di dalam air lebih dari satu jam dan mengakibatkan korban kehabisan oksigen.

Korban yang diketahui warga Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara itu, berhasil dievakuasi pada pukul 14.30 WIB, dengan kondisi sudah tidak bernyawa.

Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka, di Kecamatan Dewantara, dikawal personel Polsek Kuta Makmur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....