Kendala Armada, Pengangkutan Sampah di Darussalam Bergeser ke Siang Hari
- 17 Sep 2026 06:59 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID,Lhokseumawe — Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengklarifikasi keluhan warga kawasan Darussalam Kota Lhokseumawe terkait keterlambatan pengangkutan sampah yang memicu bau tidak sedap. Keterlambatan tersebut disebabkan oleh adanya unit armada truk sampah yang sedang mengalami kerusakan dan dalam masa perbaikan.
Plt Kepala DLHK Kota Lhokseumawe, Zulfikar Syarif, menjelaskan bahwa pihak pengelola harus menunggu armada pengganti untuk mengangkut sampah di kawasan Darussalam. Akibatnya, jadwal pengangkutan yang biasanya dilakukan pada pagi hari bergeser menjadi siang hari.
"Saat ini armada sedang dalam perbaikan, sehingga untuk kawasan Darussalam kita menunggu armada pengganti. Selama satu bulan terakhir, sampah di Darussalam biasanya baru terangkut sekitar jam 11 atau 12 siang," ujar Zulfikar saat diwawancarai dalam program Halo RRI, Rabu 16 September 2026.
Ia menambahkan, DLHK mengoperasikan armada pengganti yang bertugas menyelesaikan rute pagi terlebih dahulu sebelum langsung dialihkan ke kawasan Darussalam. Karena keterbatasan unit, pengangkutan pada pagi hari belum bisa diupayakan untuk sementara waktu.
Menanggapi penumpukan sampah di depan lorong atau gang pemukiman, DLHK mengimbau warga Darussalam untuk menyesuaikan waktu pembuangan sampah agar tidak terbuang sia-sia sebelum truk pengangkut tiba.
Zulfikar menyarankan adanya kesepakatan waktu di tingkat warga terkait jam pembuangan sampah ke titik kumpul.
"Saran saya, kalau memang diangkutnya agak siang atau sore, sampahnya dikeluarkan mendekati jadwal tersebut. Warga bisa bersepakat jam berapa sampah dikeluarkan, lalu jangan ada lagi yang membuang sampah setelah jadwal itu," jelasnya.
Selain pengaturan jadwal, pihak DLHK juga meminta kerjasama dari masyarakat setempat untuk menjaga lingkungan sekitar dari pihak luar. Menurutnya, sering kali ada warga dari luar kawasan Darussalam yang turut membuang sampah di titik tumpukan tersebut sehingga volume sampah membengkak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....