Maulid Nabi 1448 H, H. Muhammad Yusuf Hasan Serukan Kebersamaan Umat
- 25 Agt 2026 14:22 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara – Tokoh masyarakat Kecamatan Syamtalira Aron, H. Muhammad Yusuf Hasan, mengajak seluruh umat Islam untuk menyambut dan memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan penuh rasa syukur, kecintaan, dan kebersamaan. Selasa 25 Agustus 2026.
Menurutnya, Maulid Nabi bukan sekadar momentum seremonial atau tradisi tahunan, tetapi menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk kembali mengingat perjuangan, keteladanan, serta akhlak mulia Rasulullah Muhammad SAW.
“Di mana pun kita berada, mari kita hidupkan Maulid Nabi. Hadiri kenduri Maulid di setiap meunasah dan masjid, serta ikut terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatannya. Jangan hanya menjadi penonton, tetapi mari bersama-sama menjadi bagian dari kemeriahan dan kebersamaan tersebut,” ujar H. Muhammad Yusuf Hasan.
Ia menilai tradisi kenduri Maulid yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Aceh memiliki nilai sosial dan keagamaan yang sangat besar. Selain sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun kepedulian antarsesama.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak melewatkan kesempatan menghadiri peringatan Maulid yang digelar di masjid maupun meunasah di lingkungan masing-masing.
“Kalau ada kenduri Maulid di meunasah atau masjid, mari kita hadir. Kalau ada kegiatan yang membutuhkan tenaga dan kebersamaan, mari kita ikut membantu. Inilah indahnya Maulid di Aceh, bukan hanya mendengar ceramah dan menikmati hidangan, tetapi juga membangun persaudaraan,” katanya.
H. Muhammad Yusuf Hasan juga mengingatkan agar semangat Maulid tidak berhenti setelah acara selesai. Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang paling penting bukan hanya bagaimana kita merayakan Maulid, tetapi bagaimana setelah Maulid kita mampu meneladani Rasulullah SAW. Kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian dan persaudaraan harus terus kita hidupkan,” ujarnya.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dapat berlangsung semarak di seluruh wilayah, sekaligus menjadi momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
“Mari kita meriahkan Maulid Nabi di mana pun kita berada. Hadiri kenduri di setiap meunasah dan masjid, ikut ambil bagian dalam kegiatannya, dan jadikan momentum ini sebagai jalan untuk mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....