Aceh Documentary dan RRI Lhokseumawe Ajak Pelajar Belajar Film

  • 23 Agt 2026 22:07 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Halaman Kantor RRI Lhokseumawe menjadi ruang belajar alternatif bagi para pelajar melalui program Layar Indonesia. Kegiatan hasil kolaborasi Aceh Documentary bersama RRI Lhokseumawe tersebut menghadirkan tiga film dokumenter, yakni Bahasa Indatu, Senja Geunaseh Sayang, dan Selubung Kain Putih, dengan durasi masing-masing sekitar 20 menit. Program ini mendapat dukungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Minggu 23 Agustus 2026.

Program Manager Aceh Documentary, T. M. Hafidz Ramadhan, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memperkenalkan film dokumenter sebagai media edukasi sekaligus membuka wawasan pelajar terhadap berbagai cerita dan realitas kehidupan. Hafidz bersama enam anggota Aceh Documentary terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. “Belajar tidak hanya melalui buku. Film juga bisa menjadi media untuk melihat, memahami dan mempelajari kehidupan dari sudut pandang yang berbeda,” ujarnya.

Antusiasme terlihat dari para pelajar yang mengikuti pemutaran hingga selesai. Salah seorang penonton, Annisa, mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda dibandingkan pembelajaran di kelas. “Lebih menarik karena kami bisa melihat langsung cerita yang disampaikan melalui film. Setelah menonton, ada pesan yang bisa dipikirkan dan dipelajari,” katanya.

Menurut Hafidz, kehadiran pelajar sebagai penonton bukan sekadar untuk menikmati film, tetapi juga diharapkan mampu menumbuhkan sikap kritis terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar. Kolaborasi dengan RRI Lhokseumawe juga menjadi upaya memperluas ruang apresiasi terhadap karya dokumenter dan menjadikan ruang publik sebagai tempat bertemu antara pelajar, komunitas, media dan pegiat kebudayaan.

Melalui Layar Indonesia, Aceh Documentary berharap film dokumenter semakin dikenal generasi muda sebagai salah satu sumber pengetahuan. Kegiatan tersebut sekaligus membawa pesan bahwa proses belajar dapat berlangsung di mana saja, termasuk melalui layar film yang mampu menghadirkan cerita, pengalaman dan realitas kehidupan secara lebih dekat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....