DPRK Lhokseumawe Desak Jalan Rusak Segera Diaspal

  • 20 Agt 2026 18:05 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Kondisi ruas Jalan Nasional Medan-Banda Aceh di kawasan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, mendapat sorotan DPRK setempat. Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal, meminta pelaksana pekerjaan segera menyelesaikan tahap pengaspalan pada sejumlah titik jalan yang sebelumnya telah dikupas. Ia menilai kondisi badan jalan yang belum kembali dilapisi aspal berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor, Kamis 20 Agustus 2026.

Faisal mengatakan laporan mengenai kecelakaan kembali diterimanya dari masyarakat, Menurutnya, beberapa pengendara dilaporkan terjatuh ketika melintasi ruas jalan yang permukaannya telah dikeruk. Kondisi tersebut dinilai semakin berisiko ketika malam hari karena lubang dan perbedaan permukaan jalan tidak selalu terlihat jelas oleh pengendara.

Politisi Partai Aceh itu menyebut pekerjaan pengupasan badan jalan di kawasan Paloh hingga Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, telah berlangsung sekitar satu bulan lalu. Namun, menurutnya, sejumlah titik yang sudah dikupas belum segera dilanjutkan dengan pengaspalan. Faisal menegaskan dirinya tidak mempersoalkan program rehabilitasi jalan nasional tersebut, tetapi meminta tahapan pekerjaan dilakukan secara berkesinambungan agar tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.

“Seharusnya pengerjaan dilakukan bertahap. Ketika satu bagian sudah dikeruk, segera diselesaikan dengan pengaspalan sebelum berpindah ke titik berikutnya,” kata Faisal. Ia menilai pola kerja seperti itu akan mengurangi risiko kecelakaan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas. Faisal juga mengaku telah beberapa kali memantau langsung kondisi ruas jalan tersebut dan melihat masih adanya bagian jalan yang telah dikupas tetapi belum mendapatkan lapisan aspal.

Faisal meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut. Pemerintah Kota Lhokseumawe juga diminta aktif berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses perbaikan tidak berlarut-larut. Menurutnya, rehabilitasi jalan harus memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan justru menciptakan titik rawan kecelakaan selama pengerjaan. Ia berharap pelaksana segera menuntaskan pengaspalan sehingga keamanan dan kenyamanan pengguna Jalan Nasional Medan-Banda Aceh di kawasan Muara Satu kembali terjamin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....