Dua Kampus Aceh Perkuat Sinergi untuk Dorong Mutu Pendidikan Tinggi

  • 20 Agt 2026 16:55 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Bireun – Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, dan Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) memperbarui komitmen kerja sama melalui perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU). Kesepakatan tersebut diteken Rektor Unmuha Dr. Aslam Nur, M.A. dan Rektor Umuslim Dr. Marwan, M.Pd. dalam pertemuan di Aula Rektorat Unmuha, . Perpanjangan kemitraan ini menjadi langkah kedua perguruan tinggi untuk memperluas kolaborasi dan memperkuat kontribusi pendidikan tinggi terhadap pembangunan Aceh. Kamis 20 Agustus 2026.

Rektor Umuslim Dr. Marwan mengatakan kerja sama tersebut harus diarahkan pada program yang memberikan manfaat nyata, bukan berhenti pada agenda seremonial. Ia menyampaikan bahwa Umuslim terus berkembang dan kini menaungi 35 program studi, sekaligus menyiapkan sejumlah program studi baru yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan keilmuan. Menurutnya, kemitraan dengan perguruan tinggi lain menjadi bagian penting dalam memperluas jejaring akademik serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.

Dari pihak Unmuha, Dr. Aslam Nur menyebut hubungan kedua institusi telah berlangsung cukup lama. MoU yang diperpanjang tersebut merupakan kelanjutan kesepakatan yang pertama kali dilakukan pada 2021 di Kampus Umuslim, Bireuen. Fokus utama kerja sama diarahkan pada penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap hubungan tersebut berkembang menjadi berbagai program bersama yang dapat memperkuat kapasitas akademik kedua universitas sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Aslam juga menyampaikan apresiasi atas perkembangan Umuslim, termasuk pembukaan Fakultas Kedokteran. Sementara Unmuha saat ini memiliki tujuh fakultas, satu program pascasarjana dan 23 program studi. Perbedaan kapasitas dan bidang keilmuan kedua kampus dinilai dapat menjadi ruang untuk saling melengkapi melalui pertukaran pengetahuan, pengembangan riset, kegiatan akademik bersama, hingga program pengabdian yang menjawab persoalan masyarakat.

Perpanjangan MoU tersebut menjadi penanda bahwa kerja sama antarkampus di Aceh mulai diarahkan pada kolaborasi yang lebih berkelanjutan. Tantangannya kini bukan lagi pada penandatanganan dokumen, melainkan memastikan kesepakatan tersebut melahirkan program terukur dan berdampak. Jika dijalankan secara konsisten, sinergi Umuslim dan Unmuha berpotensi memperluas ekosistem riset, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan pembangunan Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....