Kapolres Ahzan Bekali Mahasiswa Baru Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara
- 19 Agt 2026 20:46 WIB
- Lhokseumawe
RTI.CO.ID, Lhokseumawe — Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., memberikan pembekalan wawasan kebangsaan dan bela negara kepada mahasiswa baru dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 di Politeknik Negeri Lhokseumawe, Rabu pagi 19 Agustus 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe Dr. Ir. Rizal Syahyadi, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng.; Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Ir. Syukri, S.T., M.T.; serta Ketua Kerja Sama. Kegiatan tersebut dipandu oleh Koordinator Humas Politeknik Negeri Lhokseumawe Dr. Ir. Muhammad Hatta, S.ST., M.T.
Dalam pemaparannya, Kapolres mengajak mahasiswa memahami makna kehidupan berbangsa dan bernegara serta pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah keberagaman masyarakat.
Kapolres menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan luar biasa, baik dari sisi wilayah, suku, bahasa, maupun budaya. Keberagaman tersebut menjadi kekuatan bangsa apabila dirawat dengan semangat persatuan dan toleransi.
“Indonesia adalah bangsa yang memiliki sejarah panjang. Kita disatukan dalam satu negara dengan wilayah dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Keberagaman suku, bahasa dan budaya merupakan kekayaan yang harus kita jaga bersama,” ujar Kapolres.
Menurutnya, terdapat empat konsensus dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus dipahami dan diamalkan generasi muda, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika.
Kapolres menegaskan, Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, nilai-nilai Pancasila harus diinternalisasikan dalam sikap dan perilaku, khususnya oleh generasi muda.
“Bangga menjadi warga negara Indonesia. Jangan sampai kita justru merendahkan atau tidak menghargai negara sendiri. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini bukan hadiah, tetapi hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengingatkan mahasiswa agar menjadi warga negara yang taat hukum, menghormati hak orang lain, menjunjung toleransi serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang dapat memecah persatuan.
Ia juga menyoroti perkembangan teknologi dan media sosial yang membawa tantangan baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, mahasiswa harus mampu menyaring informasi serta tidak mudah terpengaruh paham radikal, intoleransi maupun propaganda yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
“Jaga persatuan. Jangan memperbesar perbedaan. Kita boleh berbeda suku, budaya maupun latar belakang, tetapi kita tetap satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pesan AKBP Ahzan.
Kapolres turut mengingatkan mahasiswa mengenai bahaya narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda. Menurutnya, ancaman terhadap bangsa saat ini tidak selalu berbentuk perang konvensional, tetapi dapat hadir melalui Proxy War, melaui berbagai bentuk kejahatan dan penyalahgunaan narkotika yang menyasar generasi muda.
Selain itu, mahasiswa didorong untuk turut melestarikan budaya daerah dan menjaga lingkungan sebagai bagian dari implementasi nilai cinta tanah air.
“Mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga masa depan bangsa. Belajar dengan sungguh-sungguh, taat hukum, menjaga toleransi, melestarikan budaya dan menjauhi narkotika merupakan bagian dari bela negara,” ungkapnya.
Kapolres kemudian berbagi pengalaman pribadinya saat menempuh pendidikan. Ia menekankan bahwa kesempatan menjadi mahasiswa merupakan fase penting yang tidak akan terulang kembali.
“Saya sudah menyelesaikan kuliah Sarjana hingga Doktor, dan ingin sekali kembali kuliah. Karena itu, kepada adik-adik mahasiswa, jangan sia-siakan kesempatan ini. Belajarlah dengan giat, rutin dan ulet. Masa-masa kuliah tidak akan terulang lagi,” tuturnya.
Di akhir pemaparannya, Kapolres mengajak seluruh mahasiswa baru untuk menjadikan momentum kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia sebagai motivasi dalam meningkatkan kualitas diri dan berkontribusi bagi bangsa.
“Marilah kita isi kemerdekaan ini dengan belajar, berkarya dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Jadilah generasi yang bangga menjadi warga negara Indonesia serta bersama-sama menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI menuju Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....