Merdeka dari Kejahatan, Ayahwa Ingin Lapas Lhoksukon Kosong

  • 17 Agt 2026 19:28 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhoksukon — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi jajaran Lapas Lhoksukon untuk menatap pembinaan warga binaan dari sisi yang lebih luas. Harapannya, keberhasilan pembinaan ke depan tidak hanya ditandai dengan warga binaan yang mendapatkan remisi, tetapi juga semakin minimnya angka kejahatan di Kabupaten Aceh Utara. Senin 17 Agustus 2026.

Hal itu disampaikan Ayahwa saat berdialog dengan warga binaan Lapas Lhoksukon. Ia menegaskan, cita-cita ke depan adalah menjadikan lapas semakin sepi karena angka kriminalitas di tengah masyarakat berhasil ditekan.

“Ke depan Lapas Lhoksukon harus kosong. Angka kejahatan harus minim agar sejalan dengan motto Aceh Utara Bangkit,” ujarnya.

Menurutnya, remisi yang diberikan dalam momentum HUT ke-81 RI bukan sekadar pengurangan masa hukuman. Lebih dari itu, remisi diharapkan menjadi titik balik bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, membangun harapan baru dan mempersiapkan kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Ayahwa juga mengingatkan pentingnya menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk berubah. Setelah menyelesaikan masa pidana, warga binaan diharapkan mampu kembali menjalani kehidupan secara baik serta tidak mengulangi perbuatan yang membawa mereka ke balik jeruji.

Usai berdialog, Ayahwa meninjau sejumlah kamar hunian warga binaan di Lapas Lhoksukon. Dalam kunjungan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan uang tunai secara langsung kepada sejumlah warga binaan sebagai bentuk kepedulian.

Momentum kemerdekaan pun menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki masa lalu. Dari balik tembok lapas, harapan itu tetap diarahkan pada satu tujuan: kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....