Gladi Bersih di Cot Gapu, Bireuen Siap Gelar Upacara HUT ke-81 RI
- 15 Agt 2026 23:58 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Bireun - Pemerintah Kabupaten Bireuen mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui simulasi gladi bersih upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih. Berlokasi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu pada Sabtu (15/8/2026), agenda ini menjadi ajang pengujian akhir untuk melatih ketepatan gerakan, kekompakan, serta kedisiplinan seluruh elemen pelaksana menjelang puncak peringatan 17 Agustus mendatang.
Kegiatan krusial ini dihadiri langsung oleh jajaran kepemimpinan daerah, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, hingga Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen. Turut hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama dan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bireuen guna memastikan kesiapan jalannya prosesi keagamaan dan protokol resmi dalam agenda kenegaraan tersebut.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Bireuen, Mursyidin, menjelaskan bahwa gladi bersih ini melibatkan gabungan personel lintas sektor. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tampil padu bersama unsur TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta jajaran pendidik dan pelajar. Seluruh tahapan pengibaran mulai dari penghormatan pasukan, pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945, hingga doa bersama disimulasikan sesuai standar upacara resmi.
Fokus perhatian utama tertuju pada performa Paskibraka saat membawa dan mengibarkan Sang Saka Merah Putih agar berjalan presisi tanpa hambatan. Usai simulasi pengibaran, rangkaian acara dilanjutkan dengan glada penurunan bendera untuk sesi sore hari, yang diselingi dengan gelaran hiburan rakyat guna menyemarakkan pesta kemerdekaan di Kabupaten Bireuen.
Mursyidin menambahkan, simulasi akhir ini berfungsi sebagai sarana evaluasi menyeluruh bagi para petugas sekaligus pengecekan final bagi pemerintah daerah. Melalui matangnya persiapan ini, Pemkab Bireuen berharap upacara 17 Agustus 2026 berjalan khidmat dan tertib, sekaligus mampu mengobarkan kembali nilai persatuan, penghormatan atas jasa pahlawan, serta semangat pengabdian masyarakat Bireuen dalam mengisi kemerdekaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....